Tiga Pengawas PAI SD Kemenag Pangkalpinang Bedah CP Nomor 20 Tahun 2026

oleh -474 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Perubahan instrumen regulasi Capaian Pembelajaran (CP) memerlukan bedah teknis yang mendalam agar tidak memicu kebingungan di tingkat tapak. Memastikan kesiapan tersebut, tiga Pengawas PAI SD Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang—Roswita, Kustinawati, dan Maryani—turun gunung menjadi narasumber utama dalam Sosialisasi CP Nomor 20 Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Jumat (7/8/2026).

 

banner 336x280

Di hadapan 66 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) SD se-Kota Pangkalpinang, ketiga pengawas menghadirkan pemaparan komprehensif terkait perubahan mendasar yang tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (Kepka BKPDM) Nomor 20 Tahun 2026.

 

Pendampingan intensif ini dirancang untuk membongkar secara detail anatomi perubahan CP, implikasi metodologis terhadap mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti, hingga langkah konkret yang harus diambil guru dalam merombak perangkat pembelajaran.

 

Pembedahan Struktur CP: Menguraikan pemetaan elemen dan fase terbaru agar alur tujuan pembelajaran lebih sistematis. Penyesuaian Modul Ajar: Memandu penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)/Modul Ajar yang selaras dengan muatan materi teranyar. Strategi Asesmen Integratif: Menyusun pola evaluasi hasil belajar yang otentik dan mencerminkan capaian karakter peserta didik.

 

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para guru memanfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi terbuka untuk membedah problem teknis mengajar, mengajukan pertanyaan kritis seputar penyesuaian materi, hingga mendapatkan jawaban serta penguatan kurikuler secara langsung dari ketiga pengawas.

 

“Pendampingan ini memegang peranan penting agar transisi penerapan CP Nomor 20 Tahun 2026 berjalan presisi di setiap sekolah. Guru tidak hanya paham secara konseptual, tetapi juga mahir mengeksekusinya dalam kelas,” ujar Roswita.

 

Melalui penguatan teknis dari tiga Pengawas PAI SD ini, seluruh GPAI di Kota Pangkalpinang diupayakan memiliki kesiapan penuh dalam mengeksekusi kurikulum anyar, sehingga mampu memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas proses dan hasil belajar siswa di sekolah. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.