PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Tiga Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, yakni Kustinawati, Roswita, dan Maryani, menghadiri kegiatan pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI). Acara yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kota Pangkalpinang ini dirangkaikan dengan prosesi pelepasan GPAI yang memasuki masa purna bakti, bertempat di SDN 48 Pangkalpinang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para guru agama di lingkungan sekolah dasar, sekaligus memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi para guru yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan penuh integritas.
Ketua KKG PAI Kota Pangkalpinang, Yones Arpan, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran jajaran pengawas Kemenag. Ia juga memberikan penghormatan khusus kepada para guru purna bakti yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun demi mendidik karakter dan akhlak generasi muda di Kota Pangkalpinang.
Dalam kesempatan tersebut, Pengawas PAI Kemenag Kota Pangkalpinang, Kustinawati, memberikan sambutan sekaligus pembinaan materi terkait tantangan guru agama di era modern. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas mengajar secara berkelanjutan.
“Sebagai pendidik, kita dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pembinaan ini diharapkan mampu memotivasi para guru PAI untuk melahirkan inovasi baru dalam metode pembelajaran, sehingga nilai-nilai agama dapat tersampaikan secara efektif dan menarik bagi generasi masa kini,” tegas Kustinawati.
Senada dengan hal tersebut, Roswita yang juga hadir sebagai Pengawas PAI Kemenag Kota Pangkalpinang, turut memberikan pandangannya terkait pentingnya sinergi dalam menjaga mutu pendidikan, sekaligus memberikan pesan menyentuh bagi para pensiunan.
“Pembinaan ini merupakan momentum penting untuk menyegarkan kembali komitmen kita dalam menjaga mutu pembelajaran PAI di kelas. Bagi rekan-rekan sejawat yang memasuki masa purna bakti, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Pengabdian sebagai guru agama tidak pernah benar-benar usai; ilmu dan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan akan terus mengalir menjadi amal jariyah,” ujar Roswita.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada guru yang purna bakti sebagai bentuk penghormatan dari keluarga besar KKG PAI Kota Pangkalpinang, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (Imelda)









