PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Pelaksanaan kegiatan refleksi satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, yang digelar di kawasan Taman Sari, Jumat (16/10) malam, menuai sorotan dari sejumlah pihak. Selain disinyalir menguras anggaran di tengah pengetatan keuangan daerah, ketidakhadiran Wakil Wali Kota, Desy Ayutrisna, juga memicu spekulasi publik terkait keretakan hubungan jajaran pimpinan daerah.
Berdasarkan pantauan di lokasi acara yang terletak persis di sebelah Rumah Dinas Wali Kota, jajaran perlengkapan teknis seperti layar Light Emitting Diode (LED) berukuran besar dan tata suara megah tampak terpasang untuk menunjang jalannya acara. Padahal, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang tengah menerapkan langkah efisiensi dan pemotongan anggaran di berbagai pos dinas.
Isu ketidakharmonisan pimpinan Pemkot Pangkalpinang makin mencuat lantaran Wakil Wali Kota Desy Ayutrisna tidak hadir dalam agenda resmi yang tertera pada jadual rutin Pemkot tersebut. Ketidakhadiran ini mengundang pertanyaan di kalangan tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Salah seorang warga yang hadir dalam acara tersebut, Andi, menyampaikan kritiknya terkait konsep perayaan yang dinilai kurang pas dengan kondisi perekonomian daerah saat ini.
“Katanya Pemkot Pangkalpinang sedang mengalami keterbatasan anggaran sampai ada pemotongan di mana-mana. Namun, malam ini kita lihat panggung dan peralatan seperti layar LED besar disewa. Menurut kami kurang pas dengan kenyataan di lapangan, apalagi masyarakat sedang sulit,” ujar Andi di lokasi acara, Jumat (16/10).
Ia menambahkan, evaluasi capaian kinerja satu tahun kepemimpinan seharusnya disampaikan secara lebih sederhana tanpa harus mengesan terlampau mewah.
“Masyarakat belum merasakan perubahan signifikan dalam satu tahun ini. Harusnya anggaran dialokasikan untuk kebutuhan mendesak masyarakat atau perbaikan infrastruktur,” lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pangkalpinang maupun Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pangkalpinang terkait besaran rincian anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Redaksi juga sedang mengajukan permohonan klarifikasi resmi kepada pihak Wakil Wali Kota Desy Ayutrisna guna mengonfirmasi alasan ketidakhadirannya dalam acara refleksi satu tahun kepemimpinan Pemkot Pangkalpinang tersebut. (4WD)










