SMSI Bangka Belitung Perkuat Administrasi Organisasi Demi Incar Dana Jurnalisme Google

oleh -395 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus buka puasa bersama di bulan suci Ramadhan 2026. Pertemuan yang berlangsung di Pia Hotel ini membuahkan hasil strategis bagi keberlangsungan organisasi media siber di wilayah tersebut.

 

banner 336x280

Dalam sambutannya, Sekretaris SMSI Babel, Bardian, menekankan pentingnya menentukan arah masa depan organisasi. Ia menyoroti perlunya sikap tegas dalam menghadapi kondisi industri media di Bangka Belitung saat ini, terutama terkait penertiban dan pembinaan kepengurusan.

 

“Sesuai arahan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), kita diberikan target waktu dua bulan untuk menyelesaikan penertiban administrasi kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota. Minimal harus ada struktur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara,” ujar Bardian.

 

Ia mengakui adanya tantangan dalam mencari pengelola media yang benar-benar berdomisili di kabupaten tertentu. Namun, Bardian mengingatkan bahwa anggota SMSI adalah pemilik atau pengelola perusahaan media, bukan sekadar wartawan. Hal ini menjadi syarat mutlak dalam memperkuat marwah serikat perusahaan.

 

 

Terkait keanggotaan, saat ini terdata sebanyak 27 perusahaan media yang tergabung dalam SMSI Bangka Belitung. Namun, tingkat kehadiran dalam rapat menjadi evaluasi tersendiri. Bardian menegaskan bahwa organisasi lebih menghargai kualitas dan komitmen anggota daripada jumlah yang besar namun tidak aktif.

 

“Kita tidak perlu organisasi yang gemuk tetapi tidak bergerak. Yang penting berkualitas dan memiliki semangat untuk menjalankan roda organisasi. Jika memang tidak berniat bergabung, lebih baik kita putuskan di Raker ini,” tegasnya.

 

Penertiban administrasi ini bukan tanpa alasan. Bardian mengungkapkan adanya peluang pendanaan dari program jurnalisme Google yang disalurkan melalui SMSI Pusat. Program ini tidak lagi menitikberatkan pada jumlah viewer atau pengikut media sosial, melainkan pada jaring organisasi yang terstruktur hingga ke tingkat kabupaten/kota.

 

“Dana dari Google ini nantinya akan diturunkan ke organisasi untuk menjalankan program-program bertema kemanusiaan, adat istiadat, hingga pemerintahan. Ini peluang besar yang harus kita jemput dengan kesiapan administrasi yang matang,” tambah Bardian.

 

Dalam kesempatan tersebut, pengurus SMSI Babel juga meminta arahan dari Dewan Penasihat terkait pemberian sanksi atau peringatan bagi anggota yang tidak aktif. Langkah ini diambil guna memastikan SMSI Bangka Belitung tetap menjadi organisasi yang sehat dan profesional di masa depan. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.