Sinergi Moral dan Intelektual: Siswa SMA Santo Yosep Pangkalpinang Bedah Kedalaman Sutra Buddha

oleh -468 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Di tengah hiruk-pikuk arus informasi digital yang kian deras, SMA Santo Yosep Pangkalpinang mengambil langkah strategis untuk membentengi karakter siswanya. Melalui kegiatan pembinaan Dhamma yang berfokus pada pendalaman Sutra Buddha, sekolah ini berupaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual.

 

banner 336x280

Kegiatan yang dipandu oleh Guru Pendidikan Agama Buddha, Sarjono, S.Ag., ini menjadi oase bagi para siswa untuk merefleksikan ajaran kuno dalam konteks kehidupan modern.

 

Pendalaman Sutra kali ini tidak dilakukan dengan metode ceramah satu arah. Sarjono menerapkan pendekatan interaktif yang memancing daya kritis siswa. Fokus utamanya adalah transformasi nilai-nilai luhur dari teks suci ke dalam tindakan nyata.

 

“Sutra bukan sekadar hafalan untuk ujian. Di dalamnya terdapat panduan tentang bagaimana bersikap welas asih (Karuna) dan bertindak bijaksana (Panna) di lingkungan sekolah maupun rumah,” ujar Sarjono di sela-sela kegiatan.

 

Antusiasme siswa terlihat saat sesi diskusi kelompok, di mana mereka mencoba membedah relevansi ajaran Buddha dalam menghadapi tantangan pergaulan remaja saat ini, seperti perundungan (bullying) dan etika berkomunikasi di media sosial.

 

Program pembinaan ini mendapat sorotan positif dari Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang. Penyelenggara Buddha, Misno, S.Ag., turun langsung memberikan apresiasi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh pihak sekolah dan guru pembimbing.

 

Misno menekankan bahwa pembinaan karakter berbasis agama adalah investasi jangka panjang bagi bangsa.

 

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Sarjono. Sentuhan pembinaan yang dilakukan secara konsisten ini adalah bagian penting dalam membangun kualitas spiritual generasi muda kita. Kita ingin mereka menjadi individu yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, dan mampu menjadi agen perdamaian di masyarakat,” tegas Misno.

 

Melalui kegiatan ini, SMA Santo Yosep Pangkalpinang membuktikan komitmennya dalam memberikan pendidikan yang holistik. Pendalaman Sutra diharapkan menjadi “jangkar” bagi siswa agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.

 

Output yang diharapkan bukan sekadar pemahaman teoritis, melainkan tumbuhnya kesadaran moral yang murni. Dengan memahami Dhamma secara mendalam, para siswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang toleran, rendah hati, dan membawa dampak positif bagi keharmonisan masyarakat di Pangkalpinang yang majemuk. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.