Sinergi Kemenag-Sekolah: Program P3MQ Sasar Siswa SMPN 2 Pangkalpinang untuk Berantas Buta Aksara Al-Qur’an

oleh -311 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Upaya meningkatkan literasi keagamaan di kalangan generasi muda terus digalakkan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang. Melalui Program Percepatan Pandai Membaca Al-Qur’an (P3MQ), para penyuluh agama terjun langsung menyapa siswa-siswi di SMPN 2 Pangkalpinang pada Kamis (5/3/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis hasil kolaborasi erat antara Kemenag Kota Pangkalpinang dan pihak sekolah. Fokus utamanya jelas: memastikan setiap siswa memiliki pondasi kuat dalam membaca kitab suci sejak dini.

 

Dalam giat kali ini, lima srikandi penyuluh dari KUA Kecamatan Rangkui—Ustazah Marwati, Ustazah Ria Kesumajaya, Ustazah Muthmainnah, Ustazah Sutiani, dan Ustazah Siska—turun tangan memberikan bimbingan intensif. Mereka menerapkan pendekatan yang humanis dan sistematis, meliputi: Pengenalan mendalam huruf hijaiyah, Pemahaman dasar hukum tajwid, dan Simulasi membaca Al-Qur’an secara tartil (baik dan benar).

 

Suasana di ruang kelas tampak hidup. Para siswa tidak hanya duduk mendengarkan, tetapi aktif berinteraksi. Kesabaran para ustazah dalam mengoreksi pelafalan membuat siswa yang awalnya ragu menjadi lebih percaya diri.

 

Ustazah Muthmainnah menekankan bahwa target akhir dari P3MQ bukan hanya kemahiran teknis, melainkan pembentukan karakter.

 

“Melalui program P3MQ ini, kami berharap siswa-siswi tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an secara lisan, tetapi juga mampu meresapinya ke dalam hati. Kita ingin mereka menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas atau pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Muthmainnah pada Jumat (06/03).

 

Program P3MQ ini menjadi bukti nyata kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat, khususnya di institusi pendidikan formal. Dengan meningkatnya kemampuan literasi Al-Qur’an, diharapkan para pelajar di Pangkalpinang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki akhlakul karimah (akhlak terpuji) yang menjadi benteng di era digital.

 

Pihak SMPN 2 Pangkalpinang menyambut positif keberlanjutan program ini, mengingat tantangan degradasi moral remaja saat ini hanya bisa dibendung dengan penguatan nilai-nilai spiritual yang konsisten. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.