PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Suasana Lapas Perempuan Kelas III Kota Pangkalpinang diselimuti nuansa rohani yang mendalam pada Jumat (10/10) pagi. Dua Penyuluh Agama Islam (PAI) fungsional dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Pangkalpinang, Dwiyana Ocviyanti, M.Pd., dan Sakiyem, S.Ag., M.Pd., hadir untuk mengisi kegiatan kajian keagamaan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (10/10).
Kehadiran para penyuluh ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual rutin yang dilakukan Kankemenag Pangkalpinang untuk memberikan pencerahan serta penguatan iman kepada WBP di lingkungan Lapas.
Dalam sesi kajian kali ini, Sakiyem, S.Ag., M.Pd., didapuk menjadi pemateri utama. Dengan bahasa yang lembut dan menyentuh, Sakiyem membawakan topik yang sangat relevan dengan kondisi para penghuni lapas: keikhlasan dan taqwa.
Inti dari penyampaian materi tersebut adalah mengajak para WBP untuk menerima dan menjalani takdir dengan hati yang ikhlas. Keikhlasan, papar Sakiyem, menjadi kunci utama untuk bangkit dan menata kembali kehidupan setelah menghadapi kesulitan.
Selain itu, materi mengenai taqwa diperkuat sebagai pondasi agar para WBP memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan, dan menjauhi perbuatan yang dilarang.
Sementara itu, Dwiyana Ocviyanti, M.Pd., turut mendampingi dan memberikan motivasi tambahan, menguatkan pesan-pesan moral agar para WBP dapat menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk introspeksi diri dan perbaikan.
Kegiatan kajian ini disambut antusias oleh WBP, yang terlihat khidmat menyimak setiap materi yang disampaikan. Diharapkan, kegiatan rohani seperti ini dapat menjadi bekal spiritual yang kuat bagi mereka saat kembali ke masyarakat kelak. (M3L)












