Sasar MA Darussalam, Pengawas Kemenag Pangkalpinang Pertajam Program P5RA dan Budaya Madrasah

oleh -612 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Suarni, melakukan kunjungan kerja dalam rangka pendampingan dan supervisi penguatan moderasi beragama di MA Darussalam, Selasa (31/03). Fokus utama kegiatan ini adalah meninjau integrasi nilai-nilai moderasi melalui program kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5RA) serta budaya madrasah.

 

banner 336x280

Dalam arahannya, Suarni menekankan bahwa moderasi beragama bukan sekadar teori, melainkan harus diinternalisasikan ke dalam karakter siswa melalui kegiatan nyata. Ia menjelaskan bahwa melalui P5RA, pihak pengawas ingin memastikan siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap tawasut (tengah-tengah), i’tidal (adil), dan tasamuh (toleransi) dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Madrasah merupakan rahim bagi lahirnya generasi yang moderat. Oleh karena itu, melalui supervisi ini kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan benar-benar tumbuh subur dalam setiap aktivitas siswa, baik di dalam kelas maupun melalui budaya sekolah yang kita bangun bersama,” ujar Suarni.

 

Selama proses supervisi, pendampingan difokuskan pada evaluasi kurikulum untuk meninjau sejauh mana tema moderasi beragama telah terintegrasi ke dalam modul P5RA. Selain itu, dilakukan pengamatan langsung terhadap budaya madrasah, mulai dari praktik keagamaan hingga interaksi sosial yang mencerminkan inklusivitas. Suarni juga memberikan arahan strategis kepada para tenaga pendidik dalam menyusun pola pembelajaran yang mampu menyeimbangkan nilai-nilai keagamaan dengan wawasan kebangsaan.

 

Kepala MA Darussalam, Siti Rofi’ah, menyambut baik supervisi ini sebagai langkah evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter di lembaganya. Ia menegaskan komitmen MA Darussalam dalam mencetak generasi yang moderat dan religius. Siti Rofi’ah menambahkan bahwa kehadiran pengawas memberikan panduan teknis untuk mempertajam implementasi P5RA, sehingga lingkungan madrasah benar-benar menjadi laboratorium toleransi bagi seluruh civitas akademika.

 

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat memperkuat posisi madrasah sebagai garda terdepan dalam menyemai kerukunan dan pemahaman agama yang inklusif di Kota Pangkalpinang. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.