Prabowo Perintahkan Jaksa Agung dan Polri Tindak Tegas Penipuan Beras: Rugikan Rakyat Hingga Rp100 Triliun

oleh -147 Dilihat
oleh
banner 468x60

Solo, Berita-Fakta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengeluarkan perintah tegas kepada Jaksa Agung dan Kepolisian Republik Indonesia.

Perintah tegas itu untuk mengusut dan menindak praktik penipuan beras yang dilakukan oknum pengusaha nakal.

banner 336x280

Hal itu ditegaskan dalam pidato penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Minggu (20/7/2025).

Prabowo mengecam keras aksi pengoplosan beras biasa yang dijual sebagai beras premium dengan harga tinggi.

“Praktik curang ini merugikan rakyat. Beras biasa dikemas ulang sebagai beras premium, lalu dijual dengan harga seenaknya. Ini pelanggaran serius!” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Presiden memerintahkan aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tanpa pandang bulu terhadap pelaku penipuan beras.

“Saya sudah instruksikan Jaksa Agung dan Polri untuk mengusut tuntas dan menindak pelaku,” katanya.

Prabowo mengungkapkan bahwa praktik ini menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp100 triliun setiap tahun.

“Dalam lima tahun, kerugian mencapai Rp1.000 triliun. Ini bukan hanya kecurangan, tapi kejahatan ekonomi yang luar biasa,” tegasnya.

Menurut Presiden, praktik penipuan beras ini bukan sekadar pelanggaran pasar, melainkan ancaman serius terhadap kesejahteraan rakyat.

“Ini sudah masuk kategori subversi ekonomi, menikam rakyat,” ungkapnya.

Prabowo juga menyoroti potensi besar jika dana sebesar itu dapat dialokasikan untuk kesejahteraan rakyat.

“Bayangkan, dengan Rp1.000 triliun, kita bisa menghapus kemiskinan dalam lima tahun,” tambahnya.

Instruksi ini diharapkan mendorong penegakan hukum yang tegas untuk melindungi masyarakat dari praktik curang yang merugikan.

Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan rakyat melalui langkah-langkah konkret.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.