PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.Com — Ketegangan politik di Bangka Belitung memanas menyusul pernyataan tegas Gubernur Hidayat Arsani terkait sikap Wakil Gubernur Hellyana.
Hal itu diketahui Gubernur Hidayat Arsani yang dianggap tidak patuh terhadap aturan pemerintahan.
Konflik ini mencuat setelah Hellyana mengklaim dirinya dizalimi oleh Pemerintah Provinsi Babel, Jumat (11/7/2025).
Gubernur Hidayat Arsani dengan tegas membantah klaim tersebut. “Tanyakan ke Sekda untuk jelasnya, karena Ibu Wagub tidak mau diatur,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai mantan wakil gubernur, dirinya selalu mematuhi atasan.
“Saya sudah menegur, Sekda juga sudah mengingatkan berkali-kali. Jadi, ikut aturan saja,” tegas Hidayat, menyinggung ketidakpatuhan Hellyana.
Hidayat menyoroti sikap Hellyana yang dinilai mengabaikan tata kelola pemerintahan.
“Dia merasa sebagai gubernur, bebas bertindak. Saya terbitkan SK bahwa semua perjalanan dinas harus seizin gubernur. Saya ingin kerja benar, kalau tidak mau, silakan mengundurkan diri,” ungkapnya, memberikan ultimatum keras.
Pernyataan ini mengungkap adanya ketidakharmonisan dalam kepemimpinan di Babel.
Hellyana kini dihadapkan pada pilihan: mematuhi aturan atau mengundurkan diri. Publik menanti langkah selanjutnya dalam dinamika politik ini.












