Pimpin Upacara Hari Santri 2026 di MAN 1, Prof. Saparuddin & Kemenag Pangkalpinang Serukan Jihad Digital

oleh -68 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Suasana khidmat bercampur semangat membara menyeruak di Lapangan Upacara MAN 1 Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026) pagi. Ratusan santri, elemen madrasah, serta jajaran pejabat Kementerian Agama tumpah ruah mengenakan busana khas sarung dan kemeja putih guna mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang.

 

banner 336x280

Momentum bersejarah bagi kaum sarungan tersebut terasa kian istimewa dengan hadirnya Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparuddin, yang bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Ia didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, serta jajaran Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pangkalpinang.

 

Dari atas podium, Prof. Saparuddin membacakan Pidato Amanat Menteri Agama Republik Indonesia di hadapan seluruh peserta upacara yang berbaris rapi. Dalam amanat yang disampaikan, ditegaskan kembali peran krusial dan sejarah panjang perjuangan para ulama dan santri dalam memperjuangkan serta mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia melalui Resolusi Jihad yang digelorakan KH Hasyim Asy’ari. Di era modern ini, narasi “jihad” para santri telah bertransformasi menjadi perjuangan melawan kebodohan, ketimpangan sosial, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

“Santri hari ini tidak hanya dituntut mahir merawat tradisi keilmuan pesantren dan mendalami kitab kuning, tetapi juga harus mampu berdiri di garda terdepan dalam menghadapi tantangan era digital dan perubahan global,” ujar Prof. Saparuddin saat menyuarakan pesan Kemenag RI.

 

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai kemandirian, keikhlasan, dan moderasi beragama yang ditempa di dalam lingkungan pesantren harus menjadi benteng moral serta motor penggerak Pembangunan Kota Pangkalpinang yang inklusif dan berkeadaban. Santri diharapkan terus menebarkan kedamaian, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah dinamika masyarakat yang majemuk.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, menegaskan bahwa peringatan tahun ini membawa pesan strategis melalui tema utama yang diusung. Menurutnya, Hari Santri bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan, melainkan perayaan atas peran nyata santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

“Peringatan Hari Santri dengan tema Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas ini merupakan momentum yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Santri tidak hanya menjadi saksi sejarah perjuangan kemerdekaan, tetapi juga menjadi fondasi moral dan intelektual dalam mengawal visi besar Indonesia Emas 2045,” ungkap H. Firmantasi di sela-sela kegiatan.

 

Kehadiran jajaran Forkopimda, pimpinan pondok pesantren se-Kota Pangkalpinang, para Kepala Madrasah, Tokoh Agama, hingga jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag mempertegas solidnya sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan santri di Kota Pangkalpinang.

 

Rangkaian upacara ditutup secara semarak dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan bangsa, dilanjutkan dengan atraksi kebudayaan serta penampilan seni islami dari para santri dan siswa MAN 1 Pangkalpinang. Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kota Pangkalpinang ini menjadi bukti nyata keberlanjutan sinergi lintas elemen dalam mencetak generasi muda berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.