Pimpin Apel, Kasubbag TU Kemenag Pangkalpinang Sentil Disiplin ASN dan Isu Plastik

oleh -550 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang kembali menggelar apel rutin mingguan pada Senin pagi di halaman kantor. Apel yang diikuti oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Pangkalpinang ini dipimpin langsung oleh Kasubbag TU, Eyde Tusewijaya, selaku pembina apel (08/06).

 

banner 336x280

Mengawali amanatnya, Eyde Tusewijaya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dari keluarga besar Kemenag Kota Pangkalpinang atas meninggalnya orang tua dari istri Andreas Yudho Astono (mertua). Beliau mengajak seluruh pegawai untuk mendoakan almarhum/almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

 

Dalam pengarahannya, Kasubbag TU menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi. Ia mengimbau seluruh ASN agar berkomitmen penuh menghindari segala tindakan negatif yang berpotensi merusak marwah Kementerian Agama, khususnya Kemenag Kota Pangkalpinang.

 

“Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat di instansi keagamaan, kita harus menjadi teladan. Jauhi hal-hal yang dapat mencoreng nama baik lembaga,” tegas Eyde.

 

Terkait kedisiplinan, Eyde kembali mengingatkan poin-poin penting dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Ia menggarisbawahi bahwa setiap ASN memiliki kewajiban, tugas, dan tanggung jawab yang harus dipenuhi. Pelanggaran terhadap komitmen tersebut tentu akan berimplikasi pada sanksi atau hukuman disiplin yang berlaku. Oleh karena itu, pelaksanaan tugas yang telah diamanatkan harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab.

 

Selain persoalan disiplin internal, apel pagi ini juga menyoroti langkah strategis Kemenag Pangkalpinang ke depan. Eyde mengumumkan bahwa pihak sekretariat telah melakukan koordinasi intensif bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pangkalpinang.

 

Koordinasi tersebut melahirkan sebuah gerakan baru, yaitu “Kemenag Pangkalpinang Asri Tanpa Plastik”. Gerakan ini merupakan bagian dari implementasi konsep Ekoteologi—sebuah teologi lingkungan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kelestarian alam.

 

“Gerakan Kemenag Pangkalpinang Asri Tanpa Plastik ini merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Untuk teknis pelaksanaannya akan segera kita sosialisasikan lebih lanjut dalam waktu dekat,” ujarnya.

 

Langkah ini juga ditegaskan sebagai komitmen lokal dalam mendukung dan mewujudkan target Asta Protas (Delapan Prioritas) Kementerian Agama Republik Indonesia. Mengakhiri amanatnya, Kasubbag TU mengajak seluruh jajaran untuk bersinergi menyukseskan program-program kerja yang telah direncanakan demi pelayanan masyarakat yang lebih optimal. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.