Pangkalpinang, Berita-Fakta — Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang 2025, panggung politik Kota Pangkalpinang semakin memanas.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung pasangan Prof. Dr. H. Saparudin, M.T., Ph.D. sebagai Calon Wali Kota dan Dessy Ayutrisana sebagai Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang untuk periode 2024-2029.
Pengumuman ini disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Bangka Belitung, Agam Dliya Ul Haq, pada Rabu, 26 Juni 2025.
“DPP PKB telah menetapkan Prof. Saparudin dan Dessy Ayutrisana sebagai pasangan calon di Pilkada ulang Pangkalpinang 2025. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang sesuai mekanisme partai,” ujar Agam melalui tim Berita-Fakta.
Duet Akademisi dan Profesional untuk Pangkalpinang Prof. Saparudin dikenal sebagai akademisi ternama dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan yang mumpuni.
Sementara itu, Dessy Ayutrisana, seorang anggota DPRD Pangkalpinang, memiliki rekam jejak sebagai profesional di sektor swasta dan pengurus rumah tangga yang berprestasi.
Kombinasi kepemimpinan akademis dan pengalaman praktis ini diharapkan mampu menciptakan sinergi untuk memajukan Kota Pangkalpinang.
PKB Gerakkan Mesin Politik di Kota Pangkalpinang
Dengan penetapan ini, DPC PKB Kota Pangkalpinang siap menggerakkan seluruh struktur partai, dari tingkat ranting hingga cabang, untuk memenangkan pasangan ini.
“Kami menginstruksikan kader dan simpatisan untuk bergerak solid. Ini bukan sekadar Pilkada, tapi tentang masa depan Pangkalpinang yang lebih baik,” tegas Agam.
Agam optimistis pasangan Prof. Saparudin dan Dessy Ayutrisana mampu meraup dukungan masyarakat untuk membawa perubahan positif bagi Kota Beribu Senyuman.
Keputusan DPP PKB ini tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani di Jakarta pada 26 Juni 2025.
Dinamika Politik Menjelang Pilkada
Penetapan pasangan ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan Pilkada ulang Pangkalpinang 2025 akan berlangsung sengit.
Publik kini menanti langkah strategis pasangan calon dan partai pendukung dalam menggalang dukungan masyarakat.
Bagaimana dinamika politik selanjutnya? Pantau terus perkembangannya! (RN/*)













