PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Di tengah pesatnya arus globalisasi, transformasi digital kini menjadi kunci utama dalam pengelolaan lembaga pendidikan nonformal. Menjawab tantangan tersebut, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang menggelar Rapat Koordinasi Kelembagaan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Ruang Aula Kantor, Selasa (04/08/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kasubbag TU Kemenag Kota Pangkalpinang, Eyde Tusewijaya, mewakili Kepala Kantor yang berhalangan hadir karena agenda tugas dinas luar.
Dalam sambutannya, Eyde menegaskan pentingnya modernisasi sistem administrasi dan tata kelola data berbasis elektronik bagi sekitar 75 lembaga nonformal di bawah naungan Kemenag Pangkalpinang.
“Saat ini kita berada di era globalisasi. Pengelolaan data berbasis elektronik dan proses digitalisasi adalah hal mendasar yang sangat penting. Ke depan, kita dituntut memiliki basis data terpadu dan terintegrasi,” tegas Eyde.
Integrasi data yang akurat melalui sistem Education Management Information System (EMIS) dinilai akan mempermudah perencanaan pembangunan, rehabilitasi gedung, hingga penyaluran bantuan bagi para siswa secara tepat sasaran. Meskipun terdapat perbedaan kewenangan antara Kemenag dan pemerintah daerah, sinergi lintas sektor tetap harus diperkuat agar pembinaan lembaga berjalan harmonis.
Di sisi lain, Kemenag mewajibkan seluruh lembaga untuk menerapkan silabus pembelajaran yang mengacu pada standar resmi Kementerian Agama demi menjaga mutu pendidikan. Melalui keakuratan data dan kelengkapan administrasi kelembagaan, Kementerian Agama berkomitmen penuh untuk mewujudkan keadilan yang merata dalam penyaluran bantuan, pembinaan, serta pemenuhan sarana dan prasarana bagi seluruh LPQ dan TPQ.
Lebih lanjut, Eyde optimistis bahwa pemisahan direktorat di tingkat pusat akan membawa dampak positif yang signifikan. Dengan kelembagaan yang semakin fokus, perhatian dan dukungan terhadap pendidikan diniyah serta pesantren dipastikan bakal semakin maksimal.
Sebelumnya, Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Pangkalpinang, Abdul Khalim, dalam sambutan pembukanya menyampaikan harapan agar rapat koordinasi ini dapat berjalan lancar serta menghasilkan rumusan langkah konkret demi kemajuan tata kelola kelembagaan LPQ-TPQ di Kota Pangkalpinang. (Imelda)










