Pererat Harmoni, Penyelenggara Buddha Kemenag Pangkalpinang Apresiasi “Minggu Kasih” Polda Babel di Vihara Citra Maitreya

oleh -1489 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Sinergi antara otoritas keagamaan dan aparat keamanan terus diperkuat di wilayah Kota Pangkalpinang. Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang hadir secara langsung dalam program “Minggu Kasih” yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung di Vihara Citra Maitreya, Rabu (4/3/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan forum dialog dua arah yang mempertemukan pimpinan majelis agama Buddha, tokoh masyarakat, serta umat Buddha di Kota Beribu Senyuman tersebut dengan jajaran kepolisian.

 

Program Minggu Kasih merupakan manifestasi dari transformasi Polri yang lebih humanis. Melalui kegiatan ini, kepolisian turun langsung ke rumah ibadah untuk mendengarkan keluh kesah, menyerap masukan, serta memetakan potensi gangguan keamanan langsung dari perspektif masyarakat.

 

Penyelenggara Buddha Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran aparat di ruang ibadah menciptakan rasa aman psikologis bagi umat.

 

“Program Minggu Kasih adalah bukti nyata bahwa Polri ingin membangun komunikasi yang tidak berjarak dengan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah-tengah umat Buddha hari ini menunjukkan komitmen negara dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan tanpa sekat,” ungkapnya.

 

Dalam suasana penuh keakraban, sesi diskusi menjadi agenda utama. Para tokoh agama dan umat menyampaikan berbagai pandangan mengenai situasi lingkungan sekitar, mulai dari isu keamanan wilayah hingga harapan agar kerukunan antarumat beragama di Bangka Belitung tetap terjaga di tengah tantangan zaman.

 

Pihak Kemenag juga menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi pilar penting dalam menggaungkan nilai-nilai Moderasi Beragama. Menurutnya, stabilitas wilayah tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kuatnya jalinan toleransi yang dirawat bersama.

 

Lebih lanjut, Penyelenggara Buddha Kemenag Pangkalpinang berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh agama dipandang sebagai “benteng” utama dalam menangkal potensi perpecahan.

 

“Kita ingin Pangkalpinang tetap menjadi daerah yang sejuk. Dengan komunikasi yang konstruktif seperti ini, setiap persoalan kecil di masyarakat dapat dideteksi dan diselesaikan dengan cara-cara persuasif sebelum berkembang menjadi konflik besar,” tambahnya.

 

Melalui program Minggu Kasih ini, Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Kemenag Pangkalpinang bertekad memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang keyakinan, merasakan kehadiran negara yang mengayomi dan melindungi demi terciptanya tatanan sosial yang aman, damai, dan harmonis. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.