Penyuluh Agama Islam Kemenag Pangkalpinang Ajarkan Sunnah Fitrah di Lapas Perempuan

oleh -560 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Ustadzah Dwiyana Ocviyanti, Jum’at (11/07) memberikan bimbingan dan penyuluhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pangkalpinang. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mengangkat tema penting: “Sunnah-Sunnah Fitrah: Menjaga Kebersihan dan Kesucian Diri.”

 

banner 336x280

Dalam pemaparannya, Ustadzah Dwiyana menekankan bahwa Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kebersihan, kesucian, dan kesehatan. “Salah satu bentuk perhatian Islam terhadap hal ini adalah melalui ajaran sunnah-sunnah fitrah,” ujarnya.

 

Sunnah fitrah, jelasnya, adalah amalan-amalan yang mencerminkan sifat alami manusia dan sekaligus anjuran dari Nabi Muhammad SAW untuk menjaga kebersihan dan penampilan diri.

 

Ustadzah Dwiyana menjelaskan bahwa sunnah fitrah merujuk pada kebiasaan dan tata cara perawatan tubuh yang selaras dengan naluri manusia dan diajarkan dalam Islam. Amalan ini bertujuan mulia untuk menjaga kebersihan, kesopanan, serta kesehatan jasmani.

 

“Dengan mempraktikkan sunnah fitrah, kita tidak hanya merawat diri secara fisik, tetapi juga mendekatkan diri kepada ajaran agama,” tambahnya.

 

Mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Ustadzah Dwiyana merinci sepuluh perkara yang termasuk dalam sunnah fitrah, antara lain ; memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, menghirup air ke hidung, memotong kuku, mencuci ruas jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, bersuci setelah buang air, dan khitan.

 

Di akhir sesi, Ustadzah Dwiyana menyimpulkan bahwa sunnah-sunnah fitrah adalah perwujudan Islam sebagai agama yang sempurna dan sesuai dengan fitrah manusia. “Dengan menjaga amalan-amalan ini, seorang Muslim tidak hanya menjaga kebersihan diri, tetapi juga menjalankan perintah agama dan meneladani Rasulullah,” tegasnya.

 

Ia mengajak seluruh peserta, khususnya warga binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang, untuk menjadikan kebersihan dan kesucian sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

 

“Mari kita jadikan kebersihan dan kesucian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari!” pungkas Ustadzah Dwiyana Ocviyanti.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam serta motivasi bagi warga binaan untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesucian diri sebagai bagian dari ibadah. (M3L)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.