BANGKA, BERITA-FAKTA.COM — Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kartika Sari, didapuk menjadi dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang digelar di Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung, Sabtu (23/05).
Kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Milad Forum Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah (Formasi KIP-K) ke-9 IAIN SAS Babel.
Kartika Sari, yang juga mengemban amanah sebagai Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, hadir memberikan penilaian objektif dalam perlombaan yang berlangsung sengit tersebut.
LCC Milad Formasi KIP-K tahun ini diikuti oleh 9 tim delegasi. Mengusung tema “Bersinergi dalam Kebersamaan dan Berkarya untuk Perubahan”, ajang ini dirancang bukan sekadar sebagai tempat adu ketangkasan berpikir, melainkan juga wadah penguat solidaritas antar-mahasiswa penerima beasiswa negara.
Di sela-sela acara, Kartika Sari menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme dan sportivitas yang ditunjukkan oleh para peserta. Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan positif seperti ini sangat krusial untuk mencetak generasi muda yang kritis dan solutif.
“Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa KIP-Kuliah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental kompetitif yang sehat. Tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini untuk membawa perubahan positif,” ujar Kartika.
Sejak babak penyisihan hingga final, ke-9 tim saling mengejar poin dengan menjawab berbagai pertanyaan seputar wawasan kebangsaan, keagamaan, dan pengetahuan umum. Kehadiran Kartika Sari sebagai juri ahli memastikan jalannya perlombaan tetap kompetitif, adil, dan sesuai dengan standar penilaian yang ketat.
Melalui kegiatan ini, Formasi KIP-K IAIN SAS Babel berharap dapat terus konsisten melahirkan kader-kader mahasiswa yang progresif, inovatif, serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. (Imelda)










