PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pangkalpinang mendapatkan bekal berharga dalam dunia kepenulisan ilmiah. Dr. Kartika Sari, M.Pd.I., yang menjabat sebagai Pengawas Madya pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, hadir sebagai narasumber utama dalam Seminar Karya Ilmiah, Senin (27/10).
Kegiatan seminar ini mengusung tema ”Pemuda Merespon Zaman dengan Kritis dan Kreatif,” yang dinilai sangat relevan untuk memacu daya kritis dan kreativitas pelajar. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kartika Sari secara khusus membawakan materi tentang ”Publikasi Ilmiah: Menyusun Karya Ilmiah Populer (Artikel/Opini)”.
Dalam kegiatan tersebut Dr. Kartika memaparkan materi yang berfokus pada teknik dan strategi menulis karya ilmiah yang mudah dicerna publik, seperti artikel di media massa maupun tulisan opini. Tujuannya adalah mendorong para siswa agar tidak hanya mampu melakukan penelitian, tetapi juga mahir mengkomunikasikan ide-ide ilmiah mereka kepada khalayak luas.
Kepada para peserta, Dr. Kartika Sari yang juga dikenal sebagai penulis buku dan karya ilmiah populer, menekankan pentingnya peran pemuda dalam merespons isu-isu kontemporer melalui tulisan. Keahlian dalam menyusun artikel dan opini yang kritis dan kreatif diharapkan mampu menjadi sumbangsih pemikiran konstruktif bagi perkembangan zaman.
“Dengan adanya seminar ini secara langsung memprovokasi siswa untuk tidak menjadi penerima informasi pasif. Siswa diajarkan untuk menganalisis isu-isu di sekitar mereka secara mendalam, kritis, dan kemudian menyalurkan tanggapannya melalui tulisan. Ini adalah fondasi penting dalam pendidikan tinggi dan kehidupan profesional,” ungkapnya.
Selain itu, seminar ini membekali siswa dengan keterampilan mengubah temuan ilmiah atau gagasan kompleks menjadi tulisan yang populer, mudah diakses, dan menarik bagi masyarakat umum. Kemampuan ini vital bagi siapa saja yang ingin mempengaruhi opini publik atau menyebarkan ilmu pengetahuan.
“Seminar ini juga menegaskan peran strategis pemuda dalam merespons zaman. Dengan menguasai penulisan artikel dan opini, siswa diberi alat untuk berpartisipasi aktif dalam diskursus publik. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga didorong untuk memberi kontribusi pemikiran konstruktif kepada masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai kepemudaan yang kritis dan kreatif,” tambahnya.
Seminar yang diselenggarakan bagi siswa-siswi MAN 1 Pangkalpinang ini diharapkan dapat memotivasi lahirnya penulis-penulis muda yang mampu berkontribusi dalam khazanah keilmuan populer di Indonesia. (M3L)












