PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang mengawali hari pertama kerja pasca cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H dengan menggelar apel pagi di halaman kantor, Senin (30/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan disiplin dan sinergi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Pangkalpinang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, bertindak langsung sebagai Pembina Apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya membawa semangat baru Idulfitri ke dalam ruang kerja untuk meningkatkan performa organisasi.
H. Firmantasi mengingatkan bahwa kembalinya ASN ke meja kerja harus dibarengi dengan komitmen tinggi terhadap aturan dan mekanisme yang berlaku.
“Setelah Idulfitri, kita harus memiliki semangat dan suasana baru untuk lebih meningkatkan kinerja. Bekerjalah sesuai aturan dan mekanisme. Jaga integritas, kejujuran, dan laksanakan tugas kita sebagai ASN dengan penuh tanggung jawab,” tegas Firmantasi di hadapan peserta apel.
Beliau juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk kembali fokus pada orientasi pelayanan publik. Menurutnya, ASN Kemenag harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat, baik dalam pelayanan yang bersentuhan langsung maupun melalui sistem administratif.
Dalam kesempatan yang sama, H. Firmantasi memberikan apresiasi khusus kepada para Penyuluh Agama yang telah bekerja keras menyemarakkan syiar Islam selama bulan suci lalu.
“Saya sampaikan apresiasi kepada para penyuluh yang telah berperan aktif dalam kegiatan podcast selama Ramadan kemarin. Teruslah menggali sumber daya ilmu agar kualitas bimbingan ke masyarakat semakin meningkat,” tambahnya.
Menutup amanatnya, ia mengingatkan para pegawai untuk mulai mempersiapkan diri menyambut ibadah Qurban. Ia mengajak seluruh keluarga besar Kemenag Pangkalpinang untuk menanamkan semangat berqurban setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti akhir kegiatan. Setelah barisan dibubarkan, acara dilanjutkan dengan sesi bersalam-salaman (halalbihalal) antara pimpinan dan seluruh pegawai. Tradisi ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan, guna menciptakan lingkungan kerja yang harmonis sebelum memulai aktivitas pelayanan rutin. (Imelda)












