PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Ruang berekspresi bagi para santri di panggung nasional kini terbuka makin lebar. Menyambut ajang bergengsi tingkat nasional, Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang bergerak cepat memperkuat barisan dengan mengikuti Sosialisasi Penyelenggaraan Lomba Santrivision dan Sayembara “Surat Santri untuk Presiden” secara daring melalui platform Zoom Meeting, Selasa (29/9/2026).
Langkah proaktif ini diwakili langsung oleh Staf Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Rike Candra. Keikutsertaan ini menjadi pijakan awal Kantor Kemenag Pangkalpinang dalam mengawal aspirasi, ide, serta kreativitas para santri di Kota Beribu Senyuman agar mampu bersaing dan bersuara di tingkat pusat.
Diinisiasi langsung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia, sosialisasi ini dirancang sebagai jembatan informasi strategis bagi jajaran Kemenag di daerah. Dalam sesi intensif tersebut, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai kerangka teknis penyelenggaraan, mekanisme pendaftaran berbasis digital, kriteria kepesertaan, hingga bobot penilaian lomba.
Sayembara “Surat Santri untuk Presiden” sendiri menjadi salah satu sorotan utama karena memberikan panggung inklusif bagi santri untuk menyampaikan gagasan, harapan, serta pandangan kritis mereka langsung kepada pucuk pimpinan tertinggi negara. Sementara itu, Lomba Santrivision hadir sebagai wadah eksplorasi bakat dan literasi digital santri dalam merespons tantangan zaman.
Seusai mengikuti kegiatan tersebut, Staf Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Rike Candra, menegaskan komitmen pihaknya untuk segera menyebarluaskan informasi tersebut ke seluruh jaringan pesantren di Kota Pangkalpinang.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai panduan bagi kami di daerah. Hasil dari pertemuan ini akan segera kami teruskan dan sosialisasikan secara masif ke pondok-pondok pesantren di Kota Pangkalpinang. Kami ingin memastikan seluruh santri mendapatkan informasi yang jelas mengenai petunjuk teknis dan mekanisme pendaftaran,” ujar Rike.
Ia menambahkan, Kankemenag Pangkalpinang siap mengawal dan mendampingi para santri agar dapat berpartisipasi secara maksimal dalam ajang nasional tersebut.
“Ini adalah peluang emas bagi para santri kita untuk menunjukkan potensi, bakat, serta menyuarakan aspirasi mereka di tingkat nasional. Kami sangat mendukung penuh dan berharap para santri Pangkalpinang dapat ikut serta serta meraih prestasi terbaik,” pungkasnya.
Partisipasi aktif Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang ini bukan sekadar pemenuhan agenda administratif, melainkan komitmen nyata dalam mendorong transformasi pesantren yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing. Lewat ajang ini, para santri Pangkalpinang diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu mengukir prestasi sekaligus membawa suara jernih dari pesantren untuk kemajuan bangsa. (Imelda)











