PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Komitmen mewujudkan tata kelola birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani kembali ditegaskan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang. Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, memimpin langsung rapat evaluasi dan monitoring Pembangunan Zona Integritas (ZI) Triwulan III Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala, Senin (21/09/2026).
Rapat yang dihadiri oleh para Koordinator, Operator, serta seluruh Tim Kerja Pembangunan ZI ini digelar secara mendalam guna mengukur sejauh mana kemajuan, kesesuaian, dan kualitas pemenuhan eviden dari enam area perubahan.
Dalam arahannya, H. Firmantasi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas bukanlah beban individu, melainkan akumulasi dari kerja kolaboratif seluruh komponen lembaga. Ia mengingatkan bahwa Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) merupakan tolok ukur nyata dari integritas dan mutu pelayanan publik.
“Birokrasi bersih melayani diukur dari PMPZI. Saya kira tidak susah jika dilakukan secara bersama-sama. Kumpulkan dokumen, SDM kita banyak. Rapat semua area, kadang tidak paham apa yang perlu dikerjakan padahal pekerjaannya rutin dilaksanakan. Capaian sudah bagus dan tercapai, maka berikan penghargaan (reward). Kerja timnya harus serious; kalau semuanya bagus, maka lembaga kita juga bagus,” tegas Firmantasi di hadapan jajaran tim ZI.
Senada dengan hal tersebut, Kasubbag TU, Eyde Tusewijaya, menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab bersama serta keterlibatan aktif setiap personel di luar tugas pokok harian.
“Walaupun ini hanya tugas tambahan, namun harus tetap dilakukan dengan baik. Setiap area rapat masing-masing, fokus. Nanti semuanya harus bergerak, jangan hanya cuma Person in Charge (PIC)-nya saja,” ujar Eyde mengingatkan.
Rapat koordinasi ini difokuskan pada peninjauan menyeluruh terhadap capaian pelaksanaan pembangunan Zona Integritas hingga Triwulan III Tahun 2026. Seluruh tim secara intensif melakukan pemantauan dan verifikasi atas kelengkapan serta kesesuaian dokumen eviden yang diunggah oleh masing-masing area perubahan, sekaligus mengidentifikasi secara detail berbagai kendala teknis dan hambatan administratif yang masih ditemui dalam proses pemenuhan berkas pendukung tersebut.
Di samping itu, forum ini menjadi wadah untuk mengevaluasi tindak lanjut atas catatan monitoring terdahulu, yang kemudian disusul dengan penyusunan rencana langkah konkret guna melengkapi atau menyesuaikan eviden yang masih belum memenuhi standar. Rapat ditutup dengan penegasan kembali komitmen kolektif seluruh Tim Kerja ZI untuk mempercepat pemenuhan target kerja dan meningkatkan kualitas pembangunan Zona Integritas, serta membahas berbagai isu strategis pendukung lainnya demi mengukuhkan tata kelola birokrasi yang bersih dan melayani di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang. (Imelda)










