,

Momentum Isra’ Mi’raj, Penyuluh Agama KUA Gerunggang Ajak Warga Binaan LPKA Pangkalpinang Perbaiki Kualitas Salat

oleh -52 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang memperingati peristiwa besar Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan khidmat pada Senin (19/01). Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna LPKA ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam fungsional dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gerunggang, Suhendra, sebagai penceramah utama.

 

banner 336x280

Acara yang diikuti oleh puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) anak serta jajaran pegawai LPKA ini mengusung tema penguatan spiritualitas sebagai fondasi transformasi diri. Kehadiran Suhendra merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan antara Kementerian Agama Kota Pangkalpinang melalui KUA Gerunggang dengan pihak Lapas dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual.

 

Dalam tausiyahnya, Suhendra memaparkan makna filosofis di balik perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menuju Sidratul Muntaha. Ia menekankan bahwa inti dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah perintah salat lima waktu, yang merupakan “mi’raj-nya” orang beriman untuk berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta.

 

“Peristiwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar narasi sejarah yang kita peringati setiap tahun. Bagi adik-adik di LPKA, ini adalah momentum untuk melakukan ‘perjalanan’ ke dalam diri sendiri. Sebagaimana Rasulullah dibersihkan hatinya sebelum menghadap Allah, maka masa pembinaan di sini harus dijadikan tempat untuk membersihkan hati dan memperbaiki perilaku,” ujar Suhendra di hadapan para jamaah.

 

Ia juga menambahkan bahwa kualitas hidup seseorang sangat ditentukan oleh kualitas salatnya. Menurutnya, salat yang didirikan dengan benar akan menjadi benteng bagi setiap individu agar tidak kembali terjerumus ke dalam kesalahan yang sama di masa depan.

 

Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang, Ismet Sitorus menyambut baik pesan-pesan menyejukkan yang disampaikan oleh penyuluh KUA Gerunggang tersebut. Pihak LPKA berharap melalui peringatan hari besar keagamaan ini, para warga binaan anak mendapatkan suntikan moral untuk tetap optimis menatap masa depan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

 

“Kami ingin anak-anak di sini tidak merasa terisolasi secara spiritual. Kehadiran penyuluh agama seperti Ustaz Suhendra sangat membantu kami dalam memberikan perspektif bahwa pintu tobat dan perbaikan diri selalu terbuka lebar melalui disiplin ibadah,” ungkapnya.

 

Kehadiran Suhendra selaku perwakilan KUA Gerunggang menegaskan peran penting Penyuluh Agama Islam dalam menyentuh lapisan masyarakat yang berada di lembaga pemasyarakatan. Selain memberikan ceramah umum, KUA Gerunggang secara rutin melakukan pendampingan baca tulis Al-Qur’an dan konsultasi keagamaan bagi warga binaan di wilayah Kecamatan Gerunggang.

 

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Suhendra, memohon agar para warga binaan diberikan keteguhan hati dalam berhijrah menuju pribadi yang lebih berakhlakul karimah. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.