, , ,

Momentum Isra Mi’raj di SDN 37 Pangkalpinang: Menanamkan Disiplin Salat dan Karakter Mulia Sejak Dini

oleh -71 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM  — Semangat spiritualitas menyelimuti lingkungan SD Negeri 37 Pangkalpinang pada Jumat (23/01/2026). Dalam rangka memperingati hari besar Islam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, sekolah ini menggelar rangkaian acara religius yang menghadirkan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Roswita, sebagai penceramah utama.

 

banner 336x280

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti dengan khidmat oleh ratusan siswa, jajaran guru, serta tenaga kependidikan. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana penguatan fondasi iman bagi generasi muda di Kota Beribu Senyuman.

 

Dalam tausiahnya, Roswita memaparkan bahwa peristiwa perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menuju Sidratul Muntaha merupakan mukjizat yang membawa perintah krusial, yakni ibadah salat lima waktu.

 

“Isra Mi’raj adalah momentum emas untuk menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini. Salat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi instrumen utama dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab,” ujar Roswita di hadapan para siswa.

 

Ia menambahkan bahwa jika seorang anak sudah terbiasa disiplin menjaga waktu salatnya, maka nilai-nilai integritas tersebut akan terrefleksi dalam kehidupan akademik dan sosial mereka.

 

Kepala SDN 37 Pangkalpinang, Rodiah, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Pengawas PAI Kemenag yang terjun langsung memberikan pembinaan. Menurutnya, kolaborasi antara praktisi pendidikan dan pengawas keagamaan sangat vital dalam mendukung kurikulum penguatan pendidikan karakter (PPK) yang berbasis nilai religius.

 

“Kami sangat berterima kasih atas pembinaan ini. Kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlakul karimah,” tutur Rodiah.

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Guru PAI SDN 37 Pangkalpinang, Rido Awal Pratama, menjelaskan bahwa peringatan ini merupakan bagian dari program terstruktur sekolah.

 

“Tujuan kami adalah agar siswa memahami makna Isra Mi’raj secara utuh, bukan hanya sebagai cerita sejarah, tetapi sebagai pedoman hidup sehari-hari baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” jelas Rido.

 

Kemeriahan acara ditutup dengan sesi yang paling dinantikan, yakni pembagian hadiah bagi para pemenang lomba keagamaan yang telah diselenggarakan beberapa hari sebelumnya. Rangkaian lomba tersebut dirancang untuk mengasah bakat dan kepercayaan diri siswa, di antaranya:

 

– Lomba Ceramah Cilik: Mengasah kemampuan retorika dan pemahaman materi agama.

– Cerdas Cermat PAI: Menguji wawasan keislaman dan ketangkasan berpikir.

– Lomba Mewarnai: Menumbuhkan kreativitas seni dengan nuansa Islami.

– Fashion Show Busana Muslimah: Menanamkan kecintaan pada etika berpakaian yang sesuai syariat sejak usia dini.

 

Melalui perpaduan antara edukasi melalui ceramah dan kompetisi kreatif, SDN 37 Pangkalpinang berharap nilai-nilai spiritualitas Isra Mi’raj dapat terpatri kuat dalam sanubari seluruh warga sekolah. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.