Meriah dan Khidmat, Puncak Sannipata Waisak 2570 BE Sukses di Bawah Komando Permabudhi Babel

oleh -574 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuktikan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama. Sebagai penanggung jawab utama, Permabudhi Babel sukses besar menggelar malam puncak perayaan Sannipata Waisak 2570 BE yang berlangsung meriah sekaligus khidmat di Vihara Satya Dharma, Pangkalpinang, pada Senin malam (15/06/2026).

 

banner 336x280

Di bawah komando Permabudhi Babel, momentum tahunan yang mengusung tema “Harmoni Kunci Perdamaian Negeri” ini berhasil menyatukan ratusan umat Buddha dari berbagai vihara di Bangka Belitung. Kegiatan ini pun menjadi panggung nyata kerja keras Permabudhi dalam memperkokoh toleransi dan merajut harmoni di Bumi Serumpun Sebalai.

 

Kesuksesan perayaan ini tidak lepas dari manajemen apik Permabudhi Babel yang mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan sejak jauh-jauh hari. Ketua Panitia Sannipata Waisak, Endro Lukito, dalam laporannya menegaskan bahwa malam puncak ini merupakan muara dari rangkaian aksi spiritual dan sosial yang bergerak masif di lapangan.

 

“Malam ini adalah puncak dari rangkaian kegiatan yang telah kami laksanakan atas arahan dan koordinasi bersama, mulai dari aksi bersih makam, penuangan ekoenzim, gerakan Ekoteologi, hingga pembersihan tempat ibadah masing-masing,” ujar Endro. Ia juga mengapresiasi swasembada dan semangat gotong royong tinggi yang ditunjukkan seluruh umat.

 

Tak hanya sukses dari sisi seremonial spiritual, Permabudhi Babel juga berhasil menyajikan akulturasi budaya yang memukau para hadirin melalui pentas seni terintegrasi.

 

Pertunjukan dibuka dengan penampilan elok tarian Ma Shang Lay dan sendra tari, yang kemudian disusul oleh keindahan gerak tarian Liang Liang Mahasi serta tari Sekar Rinonce. Suasana malam itu juga dibuat semakin semarak oleh performa enerjik line dance serta atraksi barongsai dan liong-liong naga yang dinamis, menunjukkan besarnya potensi seni yang dibina oleh Permabudhi di berbagai vihara.

 

Ketua Permabudhi Babel, Charlie Sendra Budi, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh agenda ini. Bagi Charlie, kehadiran para pemangku kebijakan di acara yang diinisiasi Permabudhi merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam menjaga kemerdekaan serta kerukunan beragama.

 

Memanfaatkan momentum suci ini, Permabudhi Babel juga secara aktif menyuarakan aspirasi strategis demi masa depan spiritualitas umat Buddha di Bangka Belitung. Charlie mendorong pemerintah untuk bersinergi dalam penyediaan tempat tinggal atau tempat singgah yang layak bagi para anggota Sangha (Bhikkhu/Bante) di Vihara Satya Dharma Buddhis Center.

 

“Adanya rohaniawan atau bante yang menetap tentu akan sangat membantu memberikan Dharma-Dharma kehidupan kepada masyarakat. Kami berharap sinergi yang baik ini terus berlanjut, sehingga cita-cita kita bersama untuk membangun Bumi Serumpun Sebalai yang harmoni dapat tercapai,” tutur Charlie.

 

Keberhasilan Permabudhi Babel memimpin jalannya acara ini mendapat acungan jempol dari para pejabat daerah dan tokoh lintas agama yang hadir. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Babel, H. Subuh Wibisono, menilai kerja keras Permabudhi menjadi momentum strategis dalam mempertahankan prestasi daerah, di mana indeks kerukunan umat beragama di Babel berhasil meraih peringkat ketiga nasional pada tahun 2025.

 

Apresiasi senada datang dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Babel, H. Pril Marori, serta Pemerintah Provinsi Bangka Belitung yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Andri Nurtito. Pemerintah memuji langkah Permabudhi yang mampu mengemas esensi Waisak tidak sekadar sebagai ritual tahunan, melainkan sebagai penggerak cinta kasih universal dan penjaga kondusivitas daerah. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.