Mengguncang Sungailiat Triathlon 2026: Radith ‘Kribo’, Sang Angin Malam yang Tak Terbendung di Jalur Duathlon

oleh -635 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM — Panggung olahraga Sungailiat Triathlon 2026 menjadi saksi bisu lahirnya sebuah legenda muda. Menantang rute kejam Kelas Duathlon 27 KM untuk pertama kalinya, Radith Adhan Putera langsung melesat bak anak panah yang lepas dari busurnya. Tanpa basa-basi, remaja berusia 14 tahun ini sukses merajai kompetisi dan merebut podium tertinggi.

 

banner 336x280

Bocah ajaib yang akrab disapa Kribo ini bukan sekadar peserta biasa. Di balik langkah kakinya yang menggetarkan aspal Bumi Sebalai, ia adalah putra kandung dari Bendahara Matahari Pagi Indonesia (MPI) Babel, Ali Sandra.

 

Bagi Radith, mencicipi manisnya madu kemenangan bukanlah hal baru. Siswa SMPN 3 Pangkalpinang ini bagaikan magnet bagi prestasi atletik di Bangka Belitung. Sebelum menaklukkan Sungailiat Triathlon 2026, jejak-jejak kakinya telah lebih dulu mengukir sejarah di berbagai lintasan.

Jika menengok lembaran kalender tahun lalu, aura juara Radith sudah memancar kuat:

 

• Bangka Tengah Fun Run 5 K 2025: Radith berhasil menggondol piala kemenangan pada laga yang digelar Jumat (19/12/2025) silam.

 

• UBB Run 5 K 2025: Ia menyabet podium pertama, memaksa para pesaingnya bertekuk lutut di bawah dominasi larinya.

 

Deretan piala yang berjejer di lemarinya kini menjadi saksi bisu betapa tangguhnya Sang Kribo saat berpacu dengan waktu.

 

Di luar lintasan yang membara, Radith adalah oase yang menyejukkan. Ali Sandra, sang ayah, mengungkapkan rasa bangganya yang membubung tinggi ke angkasa. Namun, di balik riuhnya tepuk tangan publik, Radith tidak pernah membiarkan rasa sombong menyentuh hatinya.

 

“Alhamdulillah. Kami bersyukur atas semua prestasi yang didapatkan Radith. Kami bangga,” ujar Ali dengan mata berbinar, kemarin.

 

Ali menambahkan bahwa untaian doa dari sang Ibu, Agustini, adalah jimat keberhasilan remaja kelahiran Pangkalpinang, 11 November 2011 ini. Agustini laksana malaikat pelindung yang setia mendampingi dan membakar semangat Radith langsung di pinggir lintasan, termasuk saat ia berlaga di Bangka Tengah.

 

Keberhasilan yang diraih Radith tentu tidak tumbuh di ruang hampa. Ada tangan-tangan dingin yang ikut menempa mental baja sang atlet muda.

 

“Tak lupa kami ucapkan terima kasih juga atas peran sang pelatih, Pak Memet (Guru Olahraga SDN 61 Pangkalpinang), serta kepada Ipda Riki Abprizon, SH, dan Bang Jepri yang turut mendukung serta memayungi langkah anak kami hingga sejauh ini,” tutup Ali dengan nada penuh rasa syukur.

 

Dengan usia yang masih sangat belia, jalan panjang nan terbentang luas siap menanti Radith Adhan Putera untuk kembali mengguncang dunia atletik di masa depan. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.