Mengajar dengan Hati: Kemenag Pangkalpinang Bedah Pembelajaran Dimensi Cinta di MI Al Ihsan

oleh -62 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Dalam upaya mengakselerasi kualitas pembelajaran dan menguatkan karakter peserta didik di lingkungan madrasah ibtidaiyah, Kelompok Kerja Guru (KKG) 06 Kota Pangkalpinang menggelar lokakarya intensif yang dipusatkan di MI Al Ihsan, Jumat (16/10).

 

banner 336x280

Mengusung tema strategis “Pembelajaran Mendalam Terintegrasi Lima Nilai Dimensi Cinta (KBC)”, forum edukatif ini menghadirkan jajaran Pengawas Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, yakni Kartika Sari dan Hj. Rohani. Kehadiran kedua pengawas tersebut sekaligus mempertegas komitmen Kemenag dalam mendampingi transformasi pedagogis tenaga pendidik di wilayahnya.

 

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini dibuka secara resmi oleh Hj. Rohani. Dalam sambutan pembukanya, Hj. Rohani menekankan pentingnya guru untuk terus memperbarui pendekatan mengajar agar relevan dengan dinamika zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai kasih sayang serta spiritualitas. Menurutnya, pembelajaran yang berkesan adalah pembelajaran yang mampu menyentuh hati sekaligus mengasah intelek peserta didik.

 

Sesi inti lokakarya menghadirkan Kartika Sari sebagai narasumber utama. Dalam paparan solutifnya, Kartika mengupas tuntas teknik pengintegrasian lima nilai dimensi cinta ke dalam struktur kurikulum serta modul ajar harian. Para pendidik diajak untuk memahami bagaimana pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) dapat dipadukan secara harmonis dengan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian.

 

“Pembelajaran mendalam bukan sekadar mentransfer materi akademis hingga tuntas, melainkan bagaimana kita menyentuh pilar emosional dan karakter siswa melalui lima dimensi cinta. Ketika guru mengajar dengan ketulusan dan keterikatan emosional yang positif, ruang kelas akan menjadi tempat yang hidup, aman, serta menginspirasi anak-anak untuk berkembang,” tegas Kartika Sari di hadapan para peserta.

 

Ketua KKG 06 Kota Pangkalpinang, Arsyad, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dari tiga lembaga pendidikan, yaitu MI Al Ihsan sebagai tuan rumah, MI Baitul Muhtadin, dan MI Nahdlatul Ulama (NU). Kolaborasi antar-madrasah ini diharapkan menjadi wadah syiar edukasi yang solid dan berkelanjutan.

 

“Lokakarya ini dirancang bukan sekadar pemenuhan agenda rutin, melainkan sebagai ruang refleksi dan pembenahan kualitas mengajar. Kami berharap para guru yang hadir dari MI Al Ihsan, MI Baitul Muhtadin, maupun MI NU dapat langsung mengimplementasikan konsep pembelajaran mendalam terintegrasi dimensi cinta ini di kelas masing-masing,” ujar Arsyad.

 

Melalui sinergi antara KKG 06, pengawas Kemenag, dan jajaran pendidik lintas madrasah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi siswa madrasah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman karakter yang berbasis nilai-nilai kasih sayang. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.