Manisnya Gula Kelapa AYCO “Meleleh” di STIE IBEK, Siap Menembus Pasar Negeri Kincir Angin

oleh -70 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Aroma legit nira kelapa dari produk Gula Kelapa AYCO kini tidak hanya sekadar memanjakan lidah masyarakat lokal, tetapi mulai mencuri perhatian institusi pendidikan tinggi. Produk unggulan UMKM Bangka ini baru saja mendapatkan apresiasi tinggi saat bertandang memenuhi undangan dari STIE IBEK Bangka.

 

banner 336x280

Dalam pertemuan tersebut, atmosfer hangat menyelimuti diskusi antara pihak AYCO dan staf STIE IBEK. Elang, salah satu staf STIE IBEK, tampak terpikat setelah mencicipi langsung produk yang berasal dari saripati pohon kelapa ini.

 

Elang menyebutkan bahwa sensasi rasa Gula Kelapa AYCO sangat autentik dan berkualitas tinggi.

 

“Emang enggak salah sih, enak banget ini. Meleleh di mulut! Manisnya bisa masuk ke (menu) apa saja, emang the best,” ujar Elang memberikan testimoni jujurnya setelah mencicipi produk tersebut.

 

Pernyataan ini bukan sekadar pujian hambar, melainkan pengakuan terhadap tekstur dan tingkat kemanisan AYCO yang pas, menjadikannya produk yang kompetitif di kelasnya.

 

Gayung bersambut, apresiasi rasa tersebut berlanjut pada rencana strategis yang lebih besar. STIE IBEK Bangka memberikan sinyal kuat untuk membawa Gula Kelapa AYCO naik kelas ke kancah internasional.

 

Saat ini, pihak STIE IBEK sedang mempersiapkan rencana kolaborasi dengan mitra di Belanda. Rencananya, produk AYCO akan dipresentasikan di hadapan para peneliti dan investor dari Negeri Kincir Angin tersebut sebagai representasi produk lokal yang memiliki potensi ekspor tinggi.

 

“Memang ada rencana kolaborasi dengan orang di Belanda. Kami usahakan nanti produk ini akan kami presentasikan ke mereka. Harapannya, Gula Kelapa AYCO ini bisa benar-benar mendunia,” tambah Elang optimis.

 

Sebagai tindak lanjut dari rencana kolaborasi internasional ini, pihak pengembang program telah menyusun daftar pertanyaan mendalam terkait profil produk AYCO. Poin-poin diskusi tersebut meliputi:

• Legalitas dan Kejelasan Lahan: Memastikan status hukum pohon kelapa yang disadap.

• Hilirisasi Produk: Inovasi olahan, sertifikasi (PIRT, Halal, SNI), hingga efisiensi pengemasan.

• Kesiapan Lokal: Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi (STIE IBEK), dan pihak asing (PUM Netherlands).

 

Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi angin segar bagi UMKM lokal di Bangka Belitung. Jika kerja sama ini terealisasi, Gula Kelapa AYCO bukan lagi sekadar pemanis di meja makan warga lokal, melainkan duta rasa yang akan membawa nama harum Indonesia hingga ke daratan Eropa. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.