PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Semangat pembinaan rohani terus digalakkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Pangkalpinang. Hari ini, Rabu (29/10), para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Buddha kembali mendapatkan siraman Dhamma melalui kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Bimas Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang.
Kegiatan pembinaan ini terasa istimewa dengan kehadiran kolaborasi antara Kemenag Kota Pangkalpinang dan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) serta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Maha Prajna Jakarta. Kedua mahasiswa tersebut, Yurita dan Anis Setia Wati P, bersama Staf Bimas Buddha Kemenag Kota Pangkalpinang, Ennita Liu, dan guru pendamping mahasiswa, Sarjono, S.Ag., berinteraksi langsung dengan para WBP.
Pembinaan rohani ini dirancang secara komprehensif, meliputi:
– Pembacaan Paritta Suci: Membuka kegiatan dengan lantunan doa dan mantra suci.
– Sharing Dhamma: Mahasiswa membawakan materi utama bertema “Bodhisattva Kwan Yin Phusa: Teladan Kasih dan Welas Asih.” Tema ini diharapkan dapat menginspirasi WBP untuk menumbuhkan sifat luhur dalam diri.
– Meditasi Singkat: Latihan menenangkan pikiran untuk melatih ketenangan dan kesadaran batin.
– Dialog dan Sharing: Ajang interaktif bagi WBP untuk berbagi pengalaman dan kegiatan sehari-hari di Lapas.
– Motivasi dan Masukan: Pesan penguatan untuk terus memupuk semangat pembinaan diri melalui jalur kerohanian.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Pangkalpinang memiliki harapan besar agar para WBP dapat memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai Dhamma. Lebih dari itu, diharapkan kegiatan ini mampu mendorong WBP untuk mengembangkan sikap welas asih, kedamaian, dan kesadaran diri dalam menjalani sisa masa pidana dan bekal saat kembali ke masyarakat.
Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Pangkalpinang, Misno, S.Ag., pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang atas kerja sama yang baik dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembinaan kerohanian umat Buddha yang telah menjadi agenda rutin. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam pembinaan mental spiritual bagi warga binaan. (GV004)












