Kepala Kemenag Pangkalpinang Tegaskan Kedisiplinan ASN dan Dorong Percepatan Asta Protas

oleh -200 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, S.Ag., M.H., menjadi pembina dalalam pelaksanaan apel pagi di halaman kantor Kemenag Pangkalpinang pada Senin (06/10).

 

banner 336x280

Dalam amanatnya, Firmantasi mengapresiasi seluruh ASN Kemenag Pangkalpinang yang telah menunjukkan komitmen disiplin dengan melaksanakan apel pagi dengan baik. Menurutnya, layanan kepada masyarakat dapat diukur dari pelaksanaan apel dan kedisiplinan ASN.

 

“Mari kita sama-sama menghormati kebijakan dan melaksanakan tugas serta fungsi masing-masing,” tegas Firmantasi.

 

Ia juga mengingatkan agar ASN dapat memanfaatkan waktu dengan efektif dan efisien. Meskipun kantor tengah menjalani renovasi, pelaksanaan tugas dan fungsi harus tetap berjalan dengan baik, seraya terus berupaya mencapai PMP Zona Integritas (ZI) di beberapa area dengan tetap memastikan adanya bukti fisik dari setiap pelaksanaan tugas.

 

Kepala Kantor Kemenag Pangkalpinang juga memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan salah satu Asta Program Prioritas Kementerian Agama yang kini dikenal sebagai Asta Protas Kemenag Berdampak (Delapan Program Prioritas Kemenag).

 

Program-program yang disinggung mencakup penguatan Teknologi, penerapan standar WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani), serta penyerapan anggaran negara yang sesuai sasaran.

 

“Melalui e-kinerja, kita harus terus mendukung zona integritas sesuai tugas dan fungsi, dan progres harus bagus,” ujar Firmantasi.

 

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik terutama untuk kelompok rentan, yang harus didukung dengan sarana dan prasarana yang baik untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan prima.

 

Poin penting lainnya adalah revitalisasi KUA (Kantor Urusan Agama) yang harus menjadi institusi yang mampu memberikan layanan secara optimal dan prima.

 

Di akhir amanatnya, Firmantasi menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny yang menelan korban. Ia menyebutkan adanya satu korban yang berasal dari Belitung.

 

“Kemenag mendapatkan musibah runtuhnya Ponpes Al Khoziny. Dari Belitung ada satu korban. Semoga (korban) diberikan tempat terbaik. Jadikan ini pelajaran bagi kita,” ucapnya penuh harap, menyerukan agar tragedi tersebut menjadi refleksi bersama.

 

Ia juga mengingatkan tentang peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober. Firmantasi menginstruksikan seluruh jajaran untuk dapat mengikuti rangkaian peringatan tersebut dengan baik, seraya berharap agar semua yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan lancar dan sukses. (GV004)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.