PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang mulai memetakan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk jangka panjang. Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Eyde Tusewijaya, memimpin rapat koordinasi terkait Pengusulan Formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran 2026 di ruang kerjanya, Jumat (27/03).
Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh jajaran Kepala Seksi (Kasi), Penyelenggara, serta tim kepegawaian di lingkungan Kemenag Kota Pangkalpinang. Fokus utama pertemuan ini adalah menyusun proyeksi kebutuhan pegawai yang presisi guna mendukung optimalisasi layanan keagamaan di wilayah Kota Beribu Senyuman.
Dalam arahannya, Eyde Tusewijaya menekankan bahwa pengusulan formasi tahun 2026 tidak boleh dilakukan secara serampangan. Menurutnya, setiap usulan harus didasarkan pada Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) yang valid.
“Kita harus melihat peta kekuatan SDM kita secara riil. Pengusulan formasi ASN tahun 2026 ini merupakan langkah strategis untuk memastikan tidak ada kekosongan pada posisi-posisi krusial, terutama pada tenaga pendidik, penyuluh, dan penghulu,” ujar Eyde.
Selain membahas kuantitas, rapat tersebut juga mengevaluasi kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan agar selaras dengan transformasi digital yang sedang digalakkan Kementerian Agama. Tim kepegawaian diminta segera merampungkan data pendukung sebelum diinput ke dalam sistem usulan pusat.
Pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan draf usulan yang komprehensif, sehingga distribusi pegawai di Kemenag Kota Pangkalpinang pada tahun 2026 mendatang menjadi lebih proporsional dan profesional. (Imelda)












