BANGKA, BERITA-FAKTA.COM — Tiga Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Hj. Rohani, Hj. Saharah, dan Advis, menghadiri pembukaan ajang bergengsi Scout Skill Challenge Pramuka Madrasah dan Saka Amal Bakti (SCAMBA) 2026 yang berlangsung meriah di pesisir Pantai Temberan, Kamis (17/09).
Kegiatan tingkat provinsi ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Pril Marori, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya (Kamabisaka) Saka Amal Bakti Kemenag Babel.
Ajang SCAMBA 2026 menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda madrasah melalui rangkaian kompetisi fisik dan mental yang menantang, seperti lomba hiking dan halang rintang. Kegiatan ini memacu ketangkasan, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan para Pramuka tingkat Penggalang dan Penegak dari berbagai daerah.
Di sela-sela kegiatan, jajaran Pengawas Madrasah Kemenag Kota Pangkalpinang menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai instrumen vital pembentukan karakter siswa madrasah di luar ruang kelas.
“Kegiatan seperti SCAMBA 2026 ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana efektif untuk melatih ketahanan fisik, kepemimpinan, serta mental pantang menyerah bagi para siswa. Melalui lomba hiking dan halang rintang, anak-anak kita belajar memecahkan masalah, bekerja sama dalam tim, dan menanamkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka secara nyata,” ujar Hj. Rohani mewakili tim Pengawas Madrasah Kemenag Pangkalpinang.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari pihak pengawas akan terus mengalir untuk mendorong akselerasi prestasi siswa madrasah, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Kehadiran pengawas di lapangan menjadi bukti komitmen Kemenag Pangkalpinang dalam mengawal pembinaan generasi muda yang berkarakter unggul, mandiri, dan berakhlak mulia. (Imelda)











