Intel Lanal Babel Gagalkan Penyelundupan 10 Ton Pasir Timah di Belinyu, Truk dan Perahu Kolek Diamankan

oleh -1424 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Ketatnya pengawasan jalur laut oleh aparat penegak hukum kembali mematahkan kepakan sayap para pelaku bisnis ilegal. Tim Intelijen Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung (Babel) berhasil menggagalkan rencana penyelundupan kakap berupa 10 ton pasir timah ilegal di kawasan Dermaga Sungai Bunting, Belinyu, arah Pahlawan 12, pada Sabtu malam sekitar pukul 20.50 WIB.

 

banner 336x280

Aksi kejar-kejaran dan penindakan tegas di gelapnya malam tersebut mengakhiri ‘kucing-kucingan’ para pelaku yang mencoba mengalirkan kekayaan alam Babel keluar pulau secara ilegal.

 

 

Berdasarkan data perkara yang dihimpun di lapangan, penyelundupan ini direncanakan secara matang dengan membagi muatan pasir timah ke dua jalur distribusi. Namun, kejelian informan dan kecepatan pergerakan Tim Intel Lanal Babel berhasil mengendus siasat tersebut sebelum barang haram itu melenggang jauh.

 

Sebanyak 3 ton pasir timah diketahui sudah berhasil digeser dan dimuat ke atas perahu kolek (ojek perahu) di Dermaga Nelayan Sungai Bunting, siap untuk diselundupkan melalui jalur perairan.

 

Sisa muatan sebesar 7 ton yang masih berada di darat berhasil disergap dan “ditangkap tangan” oleh Tim Intelijen sebelum sempat dipindahkan.

 

Dalam perkara ini, aparat mengantongi sejumlah nama yang diduga kuat menjadi dalang dan fasilitator di lingkaran penyelundupan ini. Siasat licik ini diduga melibatkan jaringan yang rapi, mulai dari pemilik modal hingga oknum tertentu:

 

• Pemilik & Penjual: Berinisial M (Mane).

 

• Oknum Penghubung/Fasilitator: Diduga melibatkan oknum berinisial R alias Ambon (Rukmanto).

 

• Personel Lapangan: Teridentifikasi nama Eko dan Pak Lek, bersama dengan 6 personel lainnya yang saat ini dilaporkan kocar-kacir dan “tersesat” (melarikan diri) di dalam kawasan hutan/perairan sekitar TKP saat penyergapan berlangsung.

 

 

Derasnya hantaman petugas saat melakukan penangkapan di lokasi membuat para pelaku panik. Sebagai barang bukti utama di darat, petugas mengamankan satu unit armada pengangkut berupa Dump Truk berwarna hijau bak.

 

Kondisi truk tersebut menjadi saksi bisu kerasnya upaya pelarian:

Kaca depan truk pecah total (hancur). Bagian kepala dump truk mengalami kerusakan parah akibat benturan atau paksaan berhenti saat penyergapan.

 

Saat ini, barang bukti berupa sisa pasir timah, dump truk hijau yang ringsek, serta perahu kolek telah diamankan oleh pihak Lanal Babel. Petugas di lapangan masih melakukan pengejaran intensif terhadap 6 personel yang melarikan diri ke dalam hutan penyeberangan Sungai Bunting guna menuntaskan perkara ini hingga ke akarnya. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.