BANGKA SELATAN, BERITA-FAKTA.COM – Upaya penguatan implementasi kurikulum inovatif di Bangka Selatan mendapat dukungan penuh dari akademisi dan praktisi pendidikan agama. Dr. Kartika Sari, M.Pd.I., Pengawas Madya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, tampil sebagai narasumber utama dalam Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Terintegrasi Pembelajaran Mendalam.
Kegiatan yang berpusat di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (28/11).
Workshop ini dihadiri oleh perwakilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai jenjang, meliputi KKG PAI SD dan MGMP PAI SMP/SMA/SMK se-Kabupaten Bangka Selatan. Antusiasme peserta terlihat jelas mengingat pentingnya adaptasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.
Dalam sesinya, Dr. Kartika Sari menyampaikan dua materi krusial yang menunjang prinsip Deep Learning dalam PAI yakni Asesmen Autentik Pembelajaran Mendalam PAI dan Penyusunan Modul Ajar PAI Terintegrasi Deep Learning.
Dalam Asesmen Autentik Pembelajaran Mendalam Dr. Kartika menekankan pentingnya penilaian yang tidak hanya mengukur pengetahuan kognitif, tetapi juga mengukur keterampilan, sikap, dan penghayatan nilai-nilai agama oleh peserta didik. Sedangkan dalam penyusunan modul ajar beliau memandu guru untuk merancang perangkat pembelajaran yang mendorong siswa pada pemahaman yang utuh dan kontekstual, melampaui hafalan semata.
Selain Dr. Kartika Sari, workshop ini juga menghadirkan narasumber kedua, Ari Sriyanto, M.Pd., yang memberikan perspektif dan wawasan tambahan mengenai implementasi kurikulum serta Pelatih Provinsi dan Pelatih Daerah Bangka Selatan juga.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi guru PAI di Bangka Selatan untuk mentransformasi metode pengajaran mereka, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter. (M3L)












