Gencarkan Mutu Madrasah, Pengawas Kemenag Pangkalpinang Kawal Akreditasi MI Baitul Muhtadin

oleh -235 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Guna memastikan kesiapan menyeluruh dalam menghadapi evaluasi mutu pendidikan, Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Suarni, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Persiapan Akreditasi di MI Baitul Muhtadin, Selasa (22/9).

 

banner 336x280

Kegiatan strategis ini digelar untuk membekali jajaran pendidik dan tenaga kependidikan dalam memahami secara mendalam kerangka penilaian terbaru berbasis Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP2024 Dasmen). Instrumen ini memfokuskan penilaian pada substansi kinerja nyata dan dampak layanan pendidikan, bukan lagi sekadar pemenuhan berkas administratif semata.

 

Dalam pemaparannya, Suarni mengupas tiga komponen utama IASP2024 Dasmen yang menjadi pilar evaluasi mutu. Pertama, terkait kinerja pendidik dalam mengelola proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Suarni menekankan bahwa guru dituntut mampu merancang pembelajaran yang interaktif dan inklusif, memfasilitasi keberagaman kebutuhan siswa, serta memicu daya nalar kritis dan kreativitas anak di kelas secara berkelanjutan.

 

Selanjutnya, komponen kedua menyoroti kepemimpinan kepala satuan pendidikan dalam pengelolaan satuan pendidikan. Komponen ini memotret sejauh mana manajerial kepala madrasah dalam membangun tata kelola yang transparan, partisipatif, dan akuntabel, sekaligus menjadi penggerak utama dalam perancangan kurikulum serta pengembangan kompetensi guru yang bermuara pada peningkatan kualitas pembelajaran.

 

Adapun komponen ketiga berfokus pada iklim lingkungan belajar. Penilaian ini mengukur penciptaan suasana madrasah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga belajar. Lingkungan yang bebas dari diskriminasi dan perundungan serta mendukung kesetaraan menjadi fondasi utama dalam membina karakter dan tumbuh kembang peserta didik.

 

“Akreditasi IASP2024 bukan lagi tentang seberapa tebal berkas yang kita tumpuk, melainkan bukti nyata dari kultur pembelajaran yang hidup di kelas, kepemimpinan madrasah yang adaptif, serta iklim belajar yang ramah anak. Kesiapan yang matang pada ketiga komponen ini akan melahirkan penilaian yang objektif dan akuntabel,” tegas Suarni di hadapan peserta pembinaan.

 

Acara tersebut turut dihadiri Pengawas Madrasah Kemenag Kota Pangkalpinang, Hj. Rohani, yang memberikan penguatan teknis terkait mekanisme penyusunan bukti fisik dan verifikasi indikator kinerja. Kehadiran jajaran pengawas Kemenag disambut langsung oleh Kepala MI Baitul Muhtadin, Hazanah, didampingi Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Amran.

 

Hazanah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas supervisi teknis dan pembimbingan langsung dari tim pengawas. Pihaknya berkomitmen memperkuat sinergi internal demi mengawal seluruh tahapan persiapan menuju visitasi resmi.

 

“Pembinaan instrumen IASP2024 ini memberikan pemetaan yang sangat jelas bagi kami. Bersama seluruh tenaga pendidik dan Tim Pengembang Madrasah, kami siap mentransformasi tata kelola pembelajaran serta menyempurnakan seluruh indikator mutu sesuai standar nasional,” ujar Hazanah.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pembedahan portofolio, telaah dokumen mutu, serta simulasi penggalian data berbasis observasi dan wawancara. Lewat pendampingan intensif dari Kemenag Kota Pangkalpinang, MI Baitul Muhtadin optimistis mampu meraih capaian penilaian akreditasi yang optimal. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.