PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Pangkalpinang, Kustinawati, M.Pd., dan Maryani, M.Pd., melaksanakan kegiatan pendampingan intensif bagi guru PAI di dua Sekolah Dasar (SD) negeri. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan pembelajaran PAI berbasis Deep learning, yang merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan agama di sekolah binaan.
Pendampingan tersebut dilaksanakan pada Senin, 06 Oktober 2025, dengan menyasar guru PAI binaan di SDN 41 Pangkalpinang dan SDN 28 Pangkalpinang. Guru yang mendapat pendampingan adalah Erika Setya Ningsih, S.Pd., dan Zarkasi, S.Pd.I.
Menurut Kustinawati dan Maryani, fokus utama kegiatan ini adalah membantu para guru mengintegrasikan konsep Deep learning—sebuah pendekatan yang mendorong pemahaman mendalam, kreativitas, dan keterlibatan siswa—ke dalam materi pelajaran PAI.
“Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran PAI tidak hanya bersifat transfer pengetahuan, tetapi benar-benar dapat membentuk pemahaman agama yang utuh dan aplikatif pada diri siswa,” ujar Kustinawati.
Kegiatan pendampingan ini secara spesifik mengacu pada Kurikulum 2013, di mana guru didorong untuk merancang strategi pembelajaran yang melampaui hafalan dan menekankan pada keterampilan berpikir tingkat tinggi, kolaborasi, dan pemecahan masalah dalam konteks materi PAI.
Langkah ini menunjukkan komitmen Kankemenag Kota Pangkalpinang dalam memajukan kualitas guru dan mutu pendidikan PAI, sejalan dengan tuntutan kurikulum agar siswa memiliki kompetensi abad ke-21. (M3L)












