PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur Pangkalpinang terus memperkuat kemitraan dengan instansi pemerintah guna menjamin kualitas lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi ini ditandai dengan kunjungan monitoring magang ke Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang pada Selasa (30/09).
Kunjungan strategis ini tidak hanya menyangkut urusan administrasi, tetapi fokus utama pada relevansi praktik kerja mahasiswa dengan disiplin Teknologi Informasi.
Perwakilan ISB Atma Luhur dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Ellya Helmud, M.Kom., didampingi oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi, Anisah, M.Kom. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Pangkalpinang, Eyde Tusewijaya, S.E., M.M., di ruang kerjanya, Lantai II Auditorium Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).
Tujuan utama kunjungan adalah memfinalisasi penandatanganan administrasi terkait kegiatan magang empat mahasiswa Atma Luhur serta melakukan evaluasi langsung terhadap proses magang yang telah berjalan selama dua minggu.
“Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Kemenag Pangkalpinang menerima mahasiswa kami. Kunjungan ini krusial untuk memastikan bahwa apa yang mereka kerjakan di sini sesuai dengan bidang keilmuan, khususnya bidang Teknologi Informasi,” tegas Ellya Helmud kepada awak media.
Dekan FTI Atma Luhur ini menekankan bahwa praktik magang bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari kurikulum yang wajib memastikan transfer pengetahuan dari kampus ke dunia kerja berjalan efektif.
“Kami harus memastikan bahwa mereka mengaplikasikan kompetensi yang dimiliki di kampus,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Kemenag Pangkalpinang melalui Eyde Tusewijaya memberikan laporan positif mengenai perkembangan para peserta magang. Laporan yang disampaikan menunjukkan bahwa mahasiswa Atma Luhur menunjukkan adaptasi yang cepat dan kontribusi yang nyata.
“Berdasarkan laporan dan evaluasi selama dua minggu ini, yang saya lihat mahasiswa kami yang magang sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja dan ikut terlibat dalam kerja sama tim,” imbuh Ellya.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tim dan kemampuan mengaplikasikan pengetahuan di bidang Teknologi Informasi di lingkungan birokrasi Kemenag menjadi indikator keberhasilan program magang ini. Hal ini membuktikan bahwa bekal keilmuan dari Atma Luhur relevan dan mampu menjawab tantangan di instansi pemerintah.
Kementerian Agama Kota Pangkalpinang menyambut baik keberlanjutan kemitraan ini. Sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan instansi pemerintah ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi profesional mahasiswa, mempersiapkan mereka secara matang untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif dan berorientasi teknologi. (GV004)










