Dorong Guru Miliki Inner Beauty dan Bebas Stres, Pengawas Kemenag Apresiasi Langkah MI Al Ihsan

oleh -108 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Menjadi pendidik yang ideal tak sekadar menuntut kecerdasan intelektual, tetapi juga ketahanan mental dan kematangan karakter. Guna mewujudkan hal tersebut, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Ihsan Pangkal Balam, Pangkalpinang, menggelar kegiatan bertajuk Pencerahan dan Penguatan Karakter Positif Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Selasa (13/10/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan interaktif yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti secara antusias oleh seluruh jajaran guru serta tenaga kependidikan MI Al Ihsan. Jalannya acara turut didampingi langsung oleh dua Pengawas dari Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Hj. Rohani dan Kustinawati.

 

Di sela-sela pendampingan, Pengawas Kemenag Kota Pangkalpinang, Hj. Rohani, mengapresiasi tinggi inisiatif yang dilakukan oleh pihak madrasah. Menurutnya, pembentukan karakter pendidik merupakan benteng utama dalam menjaga kualitas pendidikan Islam.

 

“Pendidik adalah teladan utama bagi para siswa. Melalui pencerahan dan penguatan karakter positif ini, kami berharap para guru tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental, kesabaran, dan aura positif (inner beauty) yang kuat saat mendidik anak-anak di kelas,” ujar Hj. Rohani mewakili tim pengawas.

 

Senada dengan hal tersebut, Pengawas Kemenag Kota Pangkalpinang lainnya, Kustinawati, menekankan pentingnya sinergi dan suasana kerja yang sehat di lingkungan sekolah.

 

“Lingkungan belajar yang ramah dan kondusif bermula dari emosi pendidik yang stabil dan bahagia. Kegiatan penguatan seperti ini sangat krusial untuk menjaga motivasi kerja, mempererat silaturahmi antar guru, serta menciptakan sinergi yang harmonis antara sekolah, siswa, dan orang tua,” tambah Kustinawati.

 

Sementara itu, Kepala MI Al Ihsan, Maryana, menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadirkan sebagai wadah bagi para pendidik untuk merawat kesehatan mental sekaligus mengecas kembali semangat mengajar mereka.

 

“Kami mendatangkan dua narasumber ahli, yakni M. Arifin dan Wahyu Kurniawan. Beliau berdua merupakan akademisi dari IAIN SAS Babel yang juga aktif sebagai penggerak pendidikan dan praktisi psikologi,” jelas Maryana.

 

Maryana menjelaskan, kegiatan ini secara spesifik berfokus pada empat tujuan utama. Pertama, membantu pendidik dan tenaga kependidikan memperoleh perspektif baru dalam memahami serta mengelola potensi dan emosi diri secara lebih bijak. Kedua, memberikan solusi konkret atas berbagai beban pikiran maupun stres yang sering kali dihadapi para guru dalam menjalankan tugas sehari-hari.

 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun hubungan yang lebih harmonis dan komunikatif antar sesama rekan kerja, siswa, hingga orang tua murid. Terakhir, pembekalan ini ditujukan untuk memancarkan inner beauty atau pesona karakter positif dari dalam diri para pendidik, sehingga dapat terpancar secara alami dalam proses pengajaran.

 

Dengan hadirnya pendampingan penuh dari Kemenag Pangkalpinang dan pembekalan dari para pakar, diharapkan seluruh pendidik dan staf di MI Al Ihsan Pangkalpinang semakin solid dan siap menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, ramah anak, serta berkarakter. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.