Cegah Kejahatan dari Rumah, Kemenag Pangkalpinang & Polda Babel Edukasi Emak-Emak Al-Quddus

oleh -2065 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Guna memperkokoh benteng keamanan masyarakat dari basis keluarga dan komunitas keagamaan, Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang melalui Seksi Bimas Islam menggandeng Direktorat Binmas Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam menggelar Penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan strategis ini dipusatkan di Masjid Al-Quddus pada Jumat (14/08/2026).

 

banner 336x280

Menyasar kelompok sasaran yang memegang peranan sentral dalam ketahanan keluarga, agenda ini dihadiri secara antusias oleh puluhan ibu-ibu Majelis Taklim Al-Quddus. Kolaborasi lintas sektoral ini dirancang khusus untuk mengeskalasi kesadaran hukum serta mempertegas partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang aman, kondusif, tertib, dan harmonis.

 

Kegiatan penyuluhan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan praktisi keagamaan lintas tingkatan, di antaranya Abdul Qodir Jaelani dari Bimas Kanwil Kemenag Provinsi Babel, Neng Ilma Aprilyanti selaku Penyuluh Agama Islam Bimas Islam Kemenag Kota Pangkalpinang, serta jajaran Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Pangkal Balam yang terdiri dari Sutiani, Siska, dan Awal Susilo.

 

Sinergitas antara Kementerian Agama dan institusi Kepolisian ini menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dan edukatif dalam merawat Kamtibmas. Lembaga keagamaan seperti majelis taklim dinilai memiliki posisi tawar yang sangat kuat sebagai fondasi pencegahan potensi gangguan keamanan di tingkat lokal.

 

“Peran perempuan, khususnya ibu-ibu majelis taklim, sangat vital sebagai garda terdepan dalam mendidik generasi muda dan mendeteksi dini potensi kerawanan sosial di sekitar pemukiman,” tegas Sutiani.

 

Melalui materi yang disampaikan oleh narasumber Ditbinmas Polda Babel, para peserta dibekali pemahaman mengenai urgensi kepatuhan hukum, kewaspadaan terhadap isu-isu kejahatan konvensional maupun digital, hingga strategi penyelesaian konflik secara damai di tengah masyarakat.

 

Hadirnya para Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini semakin mempertegas transformasi peran penyuluh yang tidak hanya berfokus pada pengajaran ritual keagamaan, melainkan juga bertindak sebagai agen perubahan sosial (social agent of change).

 

Tim Penyuluh Agama Islam dari Pangkal Balam—Sutiani, Siska, dan Awal Susilo—bersama Neng Ilma Aprilyanti menyatakan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pesan-pesan Kamtibmas dan kesadaran hukum ke dalam setiap majelis binaan di wilayah kerja masing-masing.

 

Melalui kolaborasi berkesinambungan antara Kemenag Pangkalpinang dan Polda Babel ini, diharapkan iklim kemasyarakatan yang harmonis dan berkesadaran hukum tinggi dapat terwujud secara konsisten, dimulai dari ruang-ruang peribadatan hingga ke lingkungan keluarga. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.