PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Langit sore di kawasan Papinka Valley, Pangkalpinang, perlahan menyisakan rona jingga yang hangat saat puluhan pemuda mulai berkumpul di tepian jalan pada Minggu (15/03). Di tengah hiruk-pikuk arus lintas menjelang berbuka puasa, terajut sebuah pemandangan yang menyejukkan hati melalui aksi sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama”.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Generasi Muda Buddhis Vihara Sukhavati Pangkalpinang ini mengubah suasana sore yang sibuk menjadi panggung harmoni, di mana sekitar 450 kotak paket nasi disiapkan dengan rapi untuk dibagikan kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas.

Bagi para pemuda ini, aksi tersebut merupakan perwujudan nyata dari ajaran Metta (cinta kasih) dan praktik Dana (berbagi) yang diajarkan dalam agama Buddha. Dengan penuh semangat, mereka menghampiri setiap masyarakat tanpa memandang latar belakang, menciptakan interaksi yang tulus dan menumbuhkan rasa empati yang mendalam.
Kehadiran mereka di jalanan bukan sekadar untuk membagikan makanan gratis, melainkan untuk menanam benih kebajikan dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Kehangatan acara kian terasa dengan pendampingan langsung dari Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Misno, yang hadir memberikan dukungan moral sejak awal hingga berakhirnya kegiatan.
Kehadiran beliau menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan umat beragama dalam menjaga kerukunan serta moderasi di Kota Pangkalpinang.

Suasana di sekitar lokasi pun berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban, mencerminkan bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dapat menyatukan perbedaan dalam satu semangat kebersamaan yang luhur.
Dalam kesempatan tersebut, Misno menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif yang diambil oleh generasi muda Buddhis. Beliau menegaskan pentingnya aksi nyata seperti ini dalam merawat tenun kebangsaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga berbagi kepedulian dan kebersamaan dalam pengembangan toleransi dan moderasi umat beragama. Di tengah keberagaman masyarakat kita, sikap saling menghargai dan menolong adalah nilai luhur yang harus terus kita jaga. Generasi muda Buddhis diharapkan dapat menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat toleransi dan cinta kasih kepada semua.” pungkasnya. (Gema)













