PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Masalah sampah tak akan pernah usai jika hanya digarap satu pihak. Kesadaran itulah yang memicu Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang untuk terus mematangkan langkah Satuan Tugas (Satgas) Pangkalpinang Asri Bebas dari Sampah.
Usai menggelar aksi perdana secara masif pada Jumat (17/7) lalu, Kemenag Kota Pangkalpinang bergerak cepat menggelar rapat evaluasi di Aula Kantor Kemenag, Rabu (22/7). Evaluasi ini menjadi fondasi penting untuk merumuskan strategi gerakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Rapat evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, dengan didampingi Ketua Satgas Pangkalpinang Asri Bebas dari Sampah, Yohanes Bosco Otto, serta dihadiri oleh jajaran pegawai di lingkungan Kemenag.
Dalam arahannya, H. Firmantasi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Pangkalpinang yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan aksi lapangan perdana tersebut. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini tidak boleh berhenti sekadar menjadi kegiatan seremonial semata.
“Masalah sampah ini tidak akan pernah selesai jika hanya Kemenag Pangkalpinang yang bergerak. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait,” tegas Firmantasi di hadapan para peserta rapat.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif Kemenag diharapkan dapat menjadi pemantik (trigger) bagi instansi lain dan masyarakat luas untuk ikut mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Pangkalpinang.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan penyerapan masukan dari para anggota Satgas. Berbagai ide serta catatan kritis dari aksi lapangan pertama dibahas secara mendalam untuk menyusun peta jalan (roadmap) dan rancangan aksi lanjutan yang lebih efektif, terstruktur, serta berdampak luas bagi bumi Bangka Belitung. (Imelda)










