Bambang Ari Satria: Zona Integritas Bukan Sekadar Kejar Predikat, Tapi Perubahan Budaya Kerja

oleh -90 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Segenap aparatur di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang mengikuti sosialisasi intensif mengenai Kebijakan Pembangunan Zona Integritas (ZI) dan Reformasi Birokrasi (RB). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kota Pangkalpinang pada Selasa (10/02) ini bertujuan untuk mematangkan persiapan pemenuhan data dukung ZI tahun 2026.

 

banner 336x280

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Tim Kerja Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bambang Ari Satria. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pelaksanaan Zona Integritas bukan sekadar upaya mengejar predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) semata.

 

“Pembangunan ZI adalah miniatur dari reformasi birokrasi yang harus diimplementasikan hingga unit terkecil. Fokus utamanya adalah mengembangkan budaya kerja birokrasi yang antikorupsi, berkinerja tinggi, dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta berdampak langsung kepada masyarakat.”

 

Bambang juga memaparkan evaluasi capaian PMPZI Kankemenag Pangkalpinang tahun 2025 yang menunjukkan perlunya akselerasi di berbagai lini. Ia merinci enam area perubahan yang menjadi pilar utama pembangunan ZI, meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

 

Dalam sesi tersebut, para pegawai diingatkan untuk memperkuat komitmen pimpinan sebagai role model, melakukan internalisasi nilai-nilai organisasi, serta menciptakan inovasi pelayanan yang inklusif dan ramah terhadap kelompok rentan.

 

“Kemudahan layanan hanya bisa dicapai jika semua pihak memiliki semangat hospitality yang tinggi. Kita harus memastikan manajemen risiko dan pengawasan, seperti pengendalian gratifikasi serta pengelolaan pengaduan masyarakat, berjalan secara optimal,” tambahnya.

 

Melalui sosialisasi ini, Kankemenag Kota Pangkalpinang diharapkan dapat segera melakukan tindak lanjut, mulai dari pembentukan tim kerja yang solid hingga penyusunan program kerja yang selaras dengan target pembangunan ZI periode 2025-2029. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan indeks persepsi anti korupsi dan kualitas pelayanan di lingkungan Kementerian Agama Kota Pangkalpinang. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.