Peringati Hari Lahir Pancasila, Kanwil Kemenag Babel Tegaskan Peran Ideologi untuk Perdamaian Dunia

oleh -662 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026) di halaman kantor dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, serta staf di lingkungan Kanwil Kemenag Babel.

 

banner 336x280

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kanwil Kemenag Babel, H. Pril Marori. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

 

Dalam amanat yang dibacakan, H. Pril Marori menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Tahun ini, peringatan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

 

“Tema ini merupakan pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujar Pril Marori saat membacakan pidato Kepala BPIP RI.

 

Ia menambahkan bahwa Pancasila terbukti menjadi bintang penuntun sekaligus jangkar moral yang tangguh di tengah ketidakpastian global, disrupsi teknologi, hingga dinamika geopolitik. Melalui ideologi ini, Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik tetap mampu berdiri kokoh dalam bingkai persatuan.

 

Lebih lanjut ditegaskannya, bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional sesuai amanat Pembukaan UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen diplomasi bebas-aktif yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

 

Kontribusi nyata Indonesia di panggung internasional juga turut disorot, mulai dari pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera PBB, mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa terjajah. Hal ini dipandang sebagai bentuk pengejawantahan dari Sila Kedua, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

 

Di akhir amanatnya, Plt. Kakanwil Kemenag Babel mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Babel, untuk mengaktualisasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan,” pungkasnya. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.