Oknum ASN Kecewa Berujung Dendam Bakar Kantor Dishub Babel

oleh -45 Dilihat
oleh
AS menyebut kesal karena berkas kenaikan pangkat golongan 3C miliknya tidak ditandatangani oleh Kepala Dinas Muhammad Haris.(Foto: ist)
AS menyebut kesal karena berkas kenaikan pangkat golongan 3C miliknya tidak ditandatangani oleh Kepala Dinas Muhammad Haris.(Foto: ist)
banner 468x60

Berita-Fakta — Aparat Polda Bangka Belitung berhasil menangkap terduga pelaku pembakaran Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

 

banner 336x280

Penangkapan tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso pasca sehari setelah kebakaran. “Ya, Benar pelaku sudah di Mapolda Bangka Belitung untuk dimintai keterangan lebih lanjut” Kata Kombes Pol Agus Sugiyarso saat di konfirmasi pada Kamis (30/4/2026).

 

Pelaku berinisial AS (42 tahun), oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan dinas yang sama, ditangkap pada Kamis (30/4/2026) di rumah kerabatnya di Desa Nyelanding, Kabupaten Bangka Selatan.

 

Api diduga sengaja dibakar dan pertama kali muncul dari ruangan Kepala Dinas Perhubungan Babel. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api agar tidak meluas.

 

Kasus ini menjadi sorotan karena motifnya diduga berawal dari kekecewaan hingga menimbulkan dendam pribadi. AS disebut kesal karena berkas kenaikan pangkat golongan 3C miliknya tidak ditandatangani oleh Kepala Dinas Muhammad Haris.

 

Sebelum aksi pembakaran, pelaku sempat mengunggah ancaman keras di media sosial, termasuk rencana mendatangi kantor sambil membawa senjata tajam untuk menemui pimpinan dinas.

 

Seorang saksi mata mengungkapkan bahwa AS sempat datang ke kantor pada sore hari bersama saudaranya. “Kami melihat pelaku datang bersama saudaranya, sempat duduk di ruang tunggu,” ujar saksi.

 

Kepala Dinas Perhubungan Babel, Muhammad Haris, menyambut baik penangkapan tersebut. Ia sebelumnya telah melaporkan kasus ini ke Polda Babel, baik soal dugaan pembakaran aset negara maupun ancaman terhadap dirinya di media sosial.

 

“Saya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” tegas Haris.

 

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif pasti pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. AS kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Babel.

 

Insiden ini kembali menyoroti persoalan frustrasi di kalangan ASN akibat proses kepegawaian yang kerap memicu konflik internal.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.