PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Sebanyak 22 mahasiswa resmi dilepas untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Acara pembukaan berlangsung pada Sabtu di Vihara Sukhavati Pangkalpinang, penuh semangat, doa, dan harapan pada Sabtu (27/09).
Program PPL dan KKN ini akan berjalan selama tiga bulan, di mana para mahasiswa akan mengabdikan diri di sekolah-sekolah dan vihara di Pulau Bangka. Melalui pengabdian ini, mereka diharapkan dapat menyalakan semangat Dharma, menguatkan pendidikan Buddhis, serta mempererat hubungan dengan masyarakat.
Kegiatan pembukaan ini dihadiri oleh Pembimas Buddha Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Penyelenggara Bimas Buddha Kemenag Kota Pangkalpinang, Ketua STAB Maha Prajna Jakarta, para Dosen, Ketua MAHASI Babel, Ketua Yayasan Sukhavati, PERGABI Babel, Guru Pamong Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah, Ketua Vihara, Tokoh Agama, Penyuluh Agama Buddha serta para mahasiswa. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan penuh dan sinergi lintas lembaga demi kelancaran kegiatan.
Dalam sambutannya, para pembina dan tokoh yang hadir menekankan pentingnya pengabdian mahasiswa Buddhis bagi umat dan bangsa.
“Mahasiswa hadir bukan sekadar untuk belajar, tetapi untuk melayani. Mereka bukan hanya membawa ilmu pengetahuan, tetapi juga menyalakan harapan, menabur cinta kasih, dan menghadirkan keteladanan Dharma di tengah masyarakat,” ujar Penyelenggara Buddha, Misno, S.Ag.
Kehadiran mahasiswa ini disambut dengan penuh kehangatan. PPL dan KKN Buddhis diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pendidikan, umat, dan masyarakat luas. Dengan semangat belajar, berbakti, dan mengabdi, mahasiswa Buddhis diyakini mampu menjadi generasi penerus yang berkarakter, berdaya guna, serta menjadi cahaya kebaikan di Bangka Belitung.
“Kehadiran mahasiswa Buddhis ini ibarat teratai yang mekar di tengah telaga: memberi kesejukan, menebarkan keindahan, dan menjadi sumber inspirasi bagi siapa pun yang melihatnya.”
Kepada awak media, Penyelenggara Buddha menyampaikan bahwa kegiatan PPL dan KKN tidak hanya menjadi sarana akademis, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai Dharma.
“Mahasiswa Buddhis diharapkan mampu menjadi teladan, menebarkan cinta kasih, serta membawa manfaat nyata bagi umat dan masyarakat. PPL dan KKN ini adalah kesempatan untuk belajar sekaligus mengabdi, sehingga nilai Dharma dapat hidup dalam tindakan sehari-hari,” ungkap Misno.
Tak hanya itu, Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Pangkalpinang pun menegaskan dukungan penuh bagi mahasiswa yang akan terjun langsung ke masyarakat.
“Kami percaya, adik-adik mahasiswa bukan hanya datang membawa ilmu, tetapi juga menyalakan harapan, menabur kebajikan, dan menghadirkan kedamaian. Semoga pengabdian ini menjadi pengalaman berharga yang bermanfaat bagi diri sendiri, umat, dan bangsa,” ucapnya.
Acara berlangsung dengan khidmat, ditutup dengan doa bersama dan dukungan moral bagi para mahasiswa. Dengan semangat belajar, berbakti, dan mengabdi, mahasiswa Buddhis diharapkan mampu memberi warna positif dan menjadi cahaya Dharma di tengah masyarakat Bangka Belitung khususnya di Kota Pangkalpinang. (GV004)
Sumber; Penyelenggara Bimas Buddha Kemenag Pangkalpinang











