Sambut Ramadan 1447 H, Penyuluh Agama Pangkalpinang Ajak Jamaah Arrohman Bersihkan Hati dan Perkuat Kepedulian Sosial

oleh -15 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Menjelang hitungan hari menuju bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Majelis Taklim Arrohman, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang. Pada Minggu (15/02), puluhan jamaah berkumpul dalam agenda Tarhib Ramadan yang menghadirkan Penyuluh Agama Islam fungsional dari Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Kun Anifah Windusari, sebagai penceramah utama.

 

banner 336x280

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutinitas tahunan, melainkan upaya sistematis untuk membekali umat secara spiritual dan mental sebelum memasuki bulan penuh ampunan.

 

Dalam tausiyahnya, Kun Anifah menekankan pentingnya persiapan batin yang matang. Ia mengibaratkan Ramadan sebagai air hujan yang suci, namun kualitas penerimaannya sangat bergantung pada kebersihan “wadah” atau hati masing-masing hamba.

 

“Ramadan adalah tamu agung yang membawa keberkahan. Namun, keberkahan itu hanya akan menetap pada jiwa-jiwa yang telah bersih dari penyakit hati seperti iri, dengki, dan dendam. Oleh karena itu, momentum Tarhib ini adalah waktu terbaik untuk saling memaafkan,” ujar Kun Anifah di hadapan para jamaah.

 

Beliau juga memaparkan fiqh praktis seputar puasa dan urgensi meningkatkan intensitas interaksi dengan Al-Qur’an, mengingat tantangan zaman yang semakin dinamis memerlukan pegangan spiritual yang kokoh.

 

Nuansa Tarhib kali ini terasa lebih inklusif dengan adanya aksi sosial nyata. Sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi dalam menuntut ilmu, pengurus Majelis Taklim bersama penyuluh melakukan pembagian paket sembako.

 

Pemberian ini difokuskan kepada jamaah aktif yang istiqamah menghadiri pengajian rutin sepanjang tahun serta kaum dhuafa yang merupakan anggota majelis yang membutuhkan dukungan ekonomi untuk menyambut awal Ramadan.

 

Langkah ini dipandang sebagai implementasi nilai-nilai Islam yang tidak hanya terpaku pada ibadah ritual (hablum minallah), tetapi juga kuat dalam dimensi sosial (hablum minannas).

 

Puncak acara ditutup dengan sesi renungan yang dipandu secara mendalam. Di bawah bimbingan Kun Anifah, para jemaah diajak untuk melakukan muhasabah (evaluasi diri) atas amal ibadah yang dilakukan selama setahun terakhir.

 

Suasana berubah haru ketika memasuki prosesi mushafahah atau bersalam-salaman. Isak tangis pecah di tengah kerumunan jemaah yang saling berpelukan dan memaafkan, menciptakan atmosfir persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) yang kental.

 

Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat seperti ini merupakan bagian dari program strategis Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang dalam membumikan moderasi beragama dan memberikan pendampingan keagamaan yang menyentuh akar rumput. Diharapkan, melalui pembekalan ini, masyarakat Kelurahan Air Kepala Tujuh dapat menjalankan ibadah puasa dengan kualitas iman yang lebih meningkat dan semangat berbagi yang lebih tinggi. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.