PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Nuansa kekeluargaan dan toleransi terpancar kuat di tengah perayaan Tahun Baru Imlek 2577. Jajaran pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ennita, salah satu rekan kerja yang merayakan Imlek, pada Rabu (18/02).
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah aksi nyata dalam merawat tenun kebangsaan di lingkungan kerja. Kedatangan rombongan disambut hangat dengan penuh sukacita, mencerminkan harmonisasi yang telah lama mengakar di tengah kemajemukan pegawai.
Ariska Febriana salah satu pegawai yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa momentum ini merupakan implementasi langsung dari penguatan Moderasi Beragama. Menurutnya, moderasi tidak hanya dipahami sebagai konsep teoretis di atas kertas, tetapi harus diwujudkan melalui interaksi sosial yang tulus antarumat beragama.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk apresiasi terhadap keberagaman. Di Kemenag, kita tidak hanya bekerja sebagai rekan profesi, tetapi sebagai keluarga yang saling menghormati tradisi dan keyakinan masing-masing,” ujarnya di sela-sela kunjungan.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi sarana penting bagi para pegawai untuk mengenal lebih dekat tradisi Imlek sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara, sekaligus bentuk penghormatan terhadap tradisi rekan sejawat. Lebih dari itu, kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan emosional dan solidaritas internal guna menciptakan lingkungan kerja yang inklusif serta kondusif. Dengan terjaganya kerukunan di tingkat instansi, Kemenag Pangkalpinang berupaya menjadi simbol dan teladan nyata bagi masyarakat bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat pemisah, melainkan perekat sosial yang memperkokoh persatuan.
Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban, para pegawai tampak berbincang hangat sambil menikmati sajian khas Imlek. Dialog yang tercipta mencerminkan betapa tingginya rasa saling menghargai di Kota Beribu Senyuman ini.
Kemenag Pangkalpinang terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan pentingnya sikap moderat. Melalui langkah-langkah kecil seperti kunjungan hari raya ini, diharapkan pesan perdamaian dan toleransi dapat teramplifikasi secara luas ke seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan dalam keberagaman, menegaskan bahwa di bawah naungan Kementerian Agama, semua perbedaan disatukan oleh semangat pelayanan dan kemanusiaan. (Imelda)












