PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Tiga Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang resmi melangkah ke medan ujian Penilaian Kompetensi Penyuluh Agama Islam Tahun 2026, Rabu (22/07/2026).
Berlangsung di Ruang Rapat Kepala Kantor, jalannya ujian berbasis digital ini dipantau langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Pangkalpinang, Erkandi. Adapun tiga penyuluh yang berjuang menunjukkan kinerja terbaiknya dalam helatan nasional ini adalah Kun Anifah Windusari, Nahdiyah Rosa, dan Emmi Rianti.
Pelaksanaan ujian kali ini menguji kesiapan para peserta secara holistik melalui rangkaian evaluasi yang ketat. Seluruh peserta harus melampaui tahapan Penilaian Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara tertulis untuk Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural, sebelum akhirnya ditutup dengan pengujian CAT serta wawancara tertulis pada aspek Kompetensi Teknis.
Selama proses ujian berlangsung, kedisiplinan dan integritas pelaksanaan tetap terjaga ketat. Pihak panitia penyelenggara terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara intensif real-time melalui aplikasi Zoom Meeting untuk memastikan setiap tahapan berjalan transparan serta sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan.
Erkandi menyampaikan apresiasinya atas kedisiplinan para peserta yang mengikuti seluruh instruksi dan alur pengujian dengan tertib sejak awal hingga akhir sesi.
“Kami memastikan pendampingan dilakukan secara optimal agar para peserta dapat berkonsentrasi penuh. Melalui pemantauan langsung di lokasi maupun pengawasan online via Zoom Meeting, seluruh tahapan evaluasi hari ini dapat berjalan lancar dan tertib,” ujar Erkandi di sela-sela kegiatan.
Langkah mantap dan fokus tinggi terpancar dari para peserta sepanjang pelaksanaan ujian. Salah satu penyuluh Agama Islam yang ikut ujian, Kun Anifah Windusari, mengaku lega dapat menyelesaikan seluruh rangkaian proses penilaian dengan maksimal berkat dukungan serta persiapan matang yang dilakukan sebelumnya.
“Rangkaian materi ujian hari ini cukup komprehensif, menguji kedalaman kompetensi teknis maupun manajerial kami. Namun berkat simulasi geladi resik sebelumnya serta pendampingan langsung dari Pak Plt. Kasi Bimas Islam dan panitia, kami bisa menjalani setiap sesi dengan tenang dan optimis. Harapannya, hasil yang diraih dapat membawa keberkahan serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kami kepada masyarakat,” ungkap Kun Anifah.
Dengan pengawalan ketat dan kesiapan matang para peserta, Kankemenag Kota Pangkalpinang meyakini ketiga penyuluh terbaiknya mampu meraih hasil maksimal guna memperkuat profesionalisme layanan keagamaan di Kota Pangkalpinang. (Imelda)









