PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Vihara Bangka Dhammaram Pangkalpinang pada Sabtu pagi (04/07). Ratusan umat Buddha berkumpul dalam keheningan yang agung untuk menyaksikan sekaligus mengikuti salah satu tradisi spiritual paling luhur, yakni pelaksanaan kegiatan Pindapatha.
Hadir di tengah-tengah umat, Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Misno, ikut serta membaur bersama barisan umat untuk menyambut kehadiran para mendedikasikan hidupnya pada jalan dharma. Kehadiran perwakilan institusi negara ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap kelestarian tradisi keagamaan sekaligus penguatan moderasi beragama di Kota Pangkalpinang.
Tidak tanggung-tanggung, prosesi ritual ini dihadiri oleh 50 Bhikkhu Sangha yang berjalan dengan penuh ketenangan, membawa patta (mangkuk makan) mereka untuk menerima persembahan dari umat. Langkah kaki para Bhikkhu yang perlahan menyusuri jalur yang telah ditentukan, disambut dengan ketulusan hati oleh ratusan pasang tangan yang mengulurkan dana berupa makanan kering dan kebutuhan pokok lainnya.
Keberlangsungan acara yang begitu tertib dan penuh energi positif ini tidak lepas dari sinergi kepanitiaan yang solid. Tercatat sebanyak 135 pendamping turut mendampingi jalannya kegiatan. Mereka merupakan representasi kolektif yang tergabung dari berbagai Majelis Keagamaan Buddha, Lembaga dan Organisasi Keagamaan Buddha, serta diperkuat oleh dinamisme para Mahasiswa dan elemen Pemuda Buddha di Bangka Belitung.
Pindapatha bukan sekadar ritual pengumpulan dana makanan, melainkan sebuah jembatan spiritual yang mempertemukan antara Sila (kemoralan) para Bhikkhu dengan Dana (kedermawanan) dari umat awam.
Kehadiran seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, jajaran Kemenag, hingga para pemuda dan mahasiswa, menunjukkan bahwa roda dharma di Pangkalpinang berputar dengan sangat baik. Ini adalah potret nyata bagaimana tradisi kuno tetap relevan dan mampu menyatukan berbagai lapisan generasi di era modern.
Keterlibatan aktif 135 pendamping dari berbagai organisasi kepemudaan dan majelis ini dipuji banyak pihak. Mereka memastikan seluruh protokol ritual berjalan lancar, mulai dari pengaturan rute barisan Bhikkhu, pengelolaan logistik persembahan, hingga kenyamanan umat yang hadir dari berbagai penjuru daerah.
Bagi Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, kegiatan berskala besar yang berjalan damai dan khusyuk ini menjadi bukti konkret bahwa kota ini senantiasa merawat nilai-nilai toleransi dan kebebasan menjalankan ibadah.
Melalui partisipasi langsung Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Pangkalpinang, Misno, diharapkan momentum Pindapatha ini dapat semakin memotivasi umat Buddha untuk terus menanam kebajikan, mempererat tali persaudaraan internal, serta memberikan kontribusi positif bagi keharmonisan kehidupan beragama di Pangkalpinang.
Acara ditutup dengan pelimpahan jasa dan doa bersama yang dipimpin oleh Bhikkhu Sangha, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap umat yang pulang membawa kedamaian di hati. (Imelda)









