PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Guna mengakselerasi reformasi birokrasi dan menciptakan lingkungan kerja yang semakin profesional, Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Eyde Tusewijaya, memimpin langsung Rapat Evaluasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) khusus Area Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur.
Rapat krusial tersebut digelar di Ruang Rapat Kepala Kantor pada Senin (29/06) dan dihadiri oleh seluruh jajaran tim yang tergabung dalam Area Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur.
Dalam arahannya, Eyde Tusewijaya menekankan bahwa penataan sistem manajemen SDM bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun instansi yang bersih dan melayani. Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana efektivitas pengelolaan pegawai, mulai dari perencanaan kebutuhan, pola mutasi internal, hingga pengembangan kompetensi berbasis meritokrasi.
“Zona Integritas tidak akan terwujud tanpa adanya transformasi mental dan penataan SDM yang tepat. Kita harus memastikan setiap aparatur di Kemenag Pangkalpinang ditempatkan sesuai kompetensinya dan memiliki integritas yang tinggi,” ujar Eyde di hadapan tim evaluasi.
Dalam rapat tersebut, Eyde menginstruksikan tim untuk fokus pada tiga strategi utama. Langkah pertama diawali dengan pemutakhiran data kepegawaian secara berkala guna memastikan transparansi sistem informasi agar selalu akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selanjutnya, penegakan disiplin pegawai juga menjadi sorotan tajam demi meningkatkan pengawasan terhadap kinerja dan kehadiran ASN sebagai bentuk tanggung jawab nyata kepada publik.
Sebagai penutup, tim diarahkan untuk merancang program pengembangan kompetensi yang terukur. Langkah ini dinilai sangat vital guna mendongkrak profesionalitas seluruh aparatur di lingkungan Kemenag Pangkalpinang.
Rapat yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan pemaparan progres dari masing-masing anggota tim, diikuti diskusi intensif untuk memetakan kendala serta merumuskan solusi taktis demi mencapai nilai PMPZI yang optimal. (Imelda)









