Soroti Krisis Ekologi, SMSI Bangka Belitung dan YKAN Jajaki Kerja Sama Strategis Konservasi Alam

oleh -358 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Menyadari kian krusialnya kondisi lingkungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergerak mengambil langkah taktis. Organisasi perusahaan pers ini resmi menjajaki peluang kolaborasi dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) demi mengawal isu kelestarian alam dan mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

 

banner 336x280

Langkah ini ditandai dengan kunjungan resmi jajaran pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Bangka Belitung, Bardian. Rombongan disambut oleh Koordinator Program Bangka Belitung YKAN, Niko Kamal. Pertemuan ini membedah sejumlah rapor program strategis yang dinilai mendesak untuk disinergikan secara konkret di lapangan.

 

Ketua SMSI Bangka Belitung, Bardian, menegaskan bahwa peran media massa saat ini tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah ancaman degradasi lingkungan. Media memiliki tanggung jawab moral dan sosial sebagai instrumen edukasi sekaligus kontrol publik.

 

“SMSI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi perusahaan media, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mengedukasi masyarakat. Kami melihat YKAN memiliki banyak program strategis yang perlu diketahui publik. Karena itu, kami berharap terjalin kerja sama dalam penyebarluasan informasi, edukasi lingkungan, hingga kegiatan bersama yang berdampak positif bagi kelestarian alam di Bangka Belitung,” tegas Bardian.

 

Lebih lanjut, Bardian menyoroti kekayaan sekaligus kerentanan ekosistem Bangka Belitung. Menurutnya, kolaborasi multi-pihak adalah harga mati untuk menyelamatkan ruang hidup masyarakat, baik di sektor darat maupun wilayah pesisir.

 

“Media dapat menjadi jembatan antara program konservasi dengan masyarakat. Kami siap mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan menjaga ekosistem darat maupun laut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang dan yang akan datang,” imbuhnya.

 

Bak gayung bersambut, pihak YKAN mengapresiasi sikap tegas insan pers yang mulai menaruh perhatian serius pada isu-isu konservasi. Niko Kamal menyatakan, efektivitas program penyelamatan lingkungan di Babel membutuhkan pengawalan informasi yang akurat guna menangkal disinformasi di tengah masyarakat.

 

“Kami percaya keberhasilan program konservasi tidak hanya bergantung pada kerja lembaga konservasi atau pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan media dalam menyampaikan informasi yang benar, membangun pemahaman publik, dan menginspirasi partisipasi masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik inisiatif SMSI untuk membangun kolaborasi ini,” urai Niko Kamal.

 

Berdasarkan data taktis, YKAN saat ini tengah gencar mengeksekusi sejumlah program konservasi di lapangan. Fokus mereka meliputi:

 

Pengelolaan dan pemulihan ekosistem pesisir serta laut yang rentan kerusakan. Perlindungan keanekaragaman hayati endemik lokal. Penguatan tata kelola sumber daya alam berkelanjutan dengan melibatkan instansi pemerintah, komunitas lokal, dan mitra strategis.

 

Melalui pertemuan awal ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun formulasi kerja sama nyata yang bertumpu pada aspek publikasi investigatif, edukasi publik secara masif, serta kampanye lingkungan bersama. Komitmen ini diharapkan mampu menjadi benteng baru bagi kelestarian alam Bangka Belitung yang kian terancam. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.